Pasukan Perdamaian RI untuk Libanon Tunggu Resolusi DK PBB
Jumat, 21 Jul 2006 13:17 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia siap mengirimkan pasukan perdamaian ke Libanon. Keberangkatan mereka masih menunggu resolusi DK PBB."Diperlukan resolusi DK PBB yang akan membentuk peace keeping operation dan kemudian ditawarkan siapa yang akan berkontribusi," kata Juru Bicara Deplu Desra Percaya dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (21/7/2006).Menurut dia, DK PBB akan melakukan pertemuan membahas Timur Tengah pada Sabtu 22 Juli. Presiden SBY dalam suratnya kepada Sekjen PBB Kofi Annan berharap DK akan menghasilkan resolusi pasukan penjaga perdamaian."Kapannya itu akan tergantung proses di New York," ujarnya.Biasanya, lanjut dia, dibutuhkan waktu sampai 3 bulan sejak ada resolusi sampai pengiriman pasukan."Tetapi dengan situasi genting, dan ada permintaan dari Indonesia, kita harap tidak sampai menunggu 3 bulan," tutur Desra.
(aan/)











































