Aa Gym Masuk Daftar 400 Penerima SMS Gempa dari BMG
Jumat, 21 Jul 2006 12:00 WIB
Jakarta - Bila ada gempa besar, Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) langsung menyebarkan berita ini lewat SMS. SMS disebar sebagai antisipasi bila tsunami menerjang. Ada 400 orang yang dikirimi SMS. Salah satunya KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym. Data yang didapatkan detikcom dari BMG, Jumat (21/7/2006), selain Aa Gym memang banyak tokoh dan pejabat yang masuk daftar sebagai penerima SMS gempa. Dari jajaran menteri, ada Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Meneg Ristek Kusmayanto Kadiman, Menkes Siti Fadillah Supari, MenPAN Taufik Effendi, dan Menko Kesra Aburizal Bakrie. Wakil Presiden Jusuf Kalla juga masuk dalam daftar. BMG juga mengirimkan SMS gempa kepada Jubir Presiden SBY, Andi Mallarangeng dan ajudan presiden. Sejumlah Kapolda juga dan para pejabat eselon 1 di lembaga-lembaga pemerintah juga masuk daftar. Sejumlah bupati juga masuk daftar sebagai penerima SMS. Antara lain, bupati Ciamis, Cianjur, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul, Sleman, Tasikmalaya, Garut, Cilacap, Wonogiri, Purworejo, dan Kebumen. Satlak Ciamis juga masuk daftar. Sebagian media massa juga masuk dalam daftar. Begitu juga dengan para peneliti dari LIPI, BMG, atau para ahli Geologi lainnya. Seusai gempa 6,8 SR yang kemudian memunculkan tsunami di Laut Selatan, BMG juga mengirimkan SMS kepada 400 orang yang masuk daftar tersebut. Informasi tentang gempa Laut Selatan itu dikirimkan hanya 4 menit setelah gempa terjadi. Informasi yang didapatkan detikcom, informasi yang dikirimkan BMG ke 400 penerima SMS itu hanya mengenai kekuatan dan pusat gempa, dan tidak mengenai kemungkinan terjadinya tsunami. Meski demikian, seharusnya para kepala daerah di daerah Laut Selatan sudah mengetahui paling awal mengenai informasi gempa besar ini. Tapi, mengapa proses evakuasi warga di sekitar pantai tidak dilakukan? Apakah SMS dari BMG tidak mereka terima atau memang informasinya kurang? Barangkali ini yang perlu diselidiki.
(asy/)











































