Partai Berkarya Tunjuk Fauzan Rachmansyah Jadi Sekjen Gantikan Andi Picunang

ADVERTISEMENT

Partai Berkarya Tunjuk Fauzan Rachmansyah Jadi Sekjen Gantikan Andi Picunang

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 15 Nov 2022 00:34 WIB
Ketua DPP Partai Berkarya Fauzan Rachmansyah (kanan)
Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono bersama Fauzan Rachmansyah (kanan). (dok Istimewa)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono menunjuk Fauzan Rachmansyah sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru Partai Berkarya. Fauzan diketahui menggantikan posisi Badarudin Andi Picunang.

"Ketua Umum menunjuk Fauzan Rachmansyah sebagai Sekretaris Jenderal, untuk kepentingan Partai Berkarya ke depan," ujar Ketua DPP Partai Berkarya Yan Mulia Abidin, dalam keterangan tertulis, Senin (14/11/2022).

Selain sekjen, Partai Berkarya juga menunjuk Muhammad Alkahfi Try Dalle sebagai Bendahara Umum. Yan Mulia Abidin menyebut perubahan susunan pengurus DPP Parta Berkarya ini telah tertuang dalam SK Kemenkumham.

"Pengesahan tersebut tertuang dalam SK Kemenkumham No. M.HH-28.AH.11.02 TAHUN 2022 tentang Perubahan Susunan DPP Partai Berkarya periode 2020-2025 dengan tetap mengangkat Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwopranjono selaku Ketua Umum Partai Berkarya hasil Munaslub tanggal 1 Oktober 2022," kata Yan Mulia Abidin.

Sementara itu, Wasekjen Partai Berkarya Rizqi Prihanto mengatakan terpilihnya Fauzan sebagai Sekjen mengakhiri konflik Partai yang terjadi selama ini. Ia menilai Fauzan memiliki track record yang baik dan mendapat dukungan penuh dari hampir seluruh kader partai baik pusat maupun daerah.

"Alhamdulillah Ketua Umum menjadikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya, sosok muda yang energik. Bro Fauzan sebelumnya menjadi Ketua Umum AMPB, yaitu organisasi sayap Partai Berkarya, dan juga menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Pemuda dan Olahraga," ujar Rizqi.

"Sekarang saatnya yang muda yang berkarya. Ketua Umum memiliki visi pengurus DPP Partai Berkarya sebisa mungkin didominasi fresh blood, Under 40s (U-40). In fact, Bendahara Umum kami juga malah U-30. Ini agar tata kelola partai bisa lebih agile, lincah, dan kekinian. Komposisi struktur DPP Partai Berkarya lengkap, banyak kader milenial, dan tetap ada kader kolonial. Dua generasi tersebut punya kelebihan masing-masing yang bisa saling melengkapi untuk bersama-sama memperkuat Partai Berkarya ke depan," sambungnya.

(dwia/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT