9 Orang Jadi Tersangka Terkait Pengibaran Bintang Kejora di USTJ Jayapura

ADVERTISEMENT

9 Orang Jadi Tersangka Terkait Pengibaran Bintang Kejora di USTJ Jayapura

Jonh Roy Purba - detikNews
Senin, 14 Nov 2022 14:51 WIB
Bendera bintang kejora berkibar di kampus USTJ Jayapura, Papua.
Bendera Bintang Kejora di kampus USTJ Jayapura, Papua. (dok. istimewa)
Jayapura -

Polisi menetapkan 9 orang sebagai tersangka terkait pengibaran bendera Bintang Kejora di kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), Kota Jayapura, Papua. Tiga di antaranya dijerat pasal makar.

"Ada 9 orang yang kami jadikan tersangka. Namun kami mengklaster kasusnya menjadi dua pasal, yakni 3 orang dikenakan pasal makar dan 6 orang melawan petugas," ujar Kapolresta Jayapura Kombes Victor Mackbon kepada wartawan, seperti dilansir detikSulsel, Senin (14/11/2022).

Victor menjelaskan 3 tersangka yang dijerat pasal makar adalah YEMN (20), AFE (22), dan DT (25). Enam tersangka lainnya dijerat Pasal 214 KUHP, yakni RNRK (23), DW (19), MW (23), AH (19), TMGS (21), dan NM (23).

Menurut Victor, tidak semua tersangka berstatus mahasiswa. Dia menduga ada kelompok yang bertentangan dengan NKRI menyusupi aktivitas mahasiswa di kampus.

"Jadi, ada orang yang di luar kampus yang melakukan aksi makar dan juga melawan atau melakukan kekerasan terhadap petugas. Jadi tidak semuanya mahasiswa yang melakukan aksi mimbar bebas itu," cetusnya.

Dari 9 tersangka, 4 lainnya bukanlah mahasiswa dan 5 orang berstatus mahasiswa. Dia mengaku akan lebih tegas melihat aktivitas mahasiswa di kampus.

"Itu 3 orang yang dikenakan pasal makar bukan mahasiswa. Kami akan terus dalami kenapa ada orang yang bukan mahasiswa melakukan aktivitas politik praktis di dalam kampus tanpa izin pihak rektorat," ujarnya.

Baca selengkapnya di sini

(idh/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT