Mencari Keponakan di Antara Puing Pangandaran

Mencari Keponakan di Antara Puing Pangandaran

- detikNews
Jumat, 21 Jul 2006 09:02 WIB
Pangandaran - Hari keempat pasca tsunami seorang paman masih mencari keponakannya di antara puing-puing yang hancur di Pantai Pangandaran. Sumardi (45), pada Jumat (21/7/2006) pagi hari sejak pukul 07.00 WIB terlihat tengah mengorek puing-puing dan tembok bangunan yang ada di pantai itu.Terlihat beberapa anggota Tim SAR dan warga masyarakat juga ikut membantu. Hingga pukul 08.30 WIB pencarian belum membuahkan hasil.Dia menyebutkan keponakannya bernama Novan (10) bersamanya saat tsunami mengahntam Pangandaran. "Kita habis berenang di pantai sama Erni (anak Sumardi-red), Novan, Neng dan Oga," ujar pria tua ini.Setelah selesai berenang dia bersama anak dan keponakannya menyeberang jalan untuk beristirahat. Namun belum sampai ke seberang jalan datang ombak besar. "Saya tidak melihat ke belakang ternyata ada ombak yang besar sekali setinggi 3 meter," urainya.Saat itu, dia tidak sempat meraih tangan anak dan keponakannya, sehingga mereka tergulung oleh ombak. "Saya sempat menyelamatkan diri, dan setelah air tenang saya mencari keponakan saya," urainya."Saya menemukan anak saya (Erni-red) ada di kandang kambing. Alhamdulillah masih hidup, badannya lecet tapi dia trauma tidak mau dekat-dekat pantai lagi" ungkapnya.Sejak kejadian itu, dia tidak lagi melihat Novan. Sementara Neng juga diketahui tewas dan ditemukan tidak jauh dari Erni, sedangkan Oga ditemukan selamat. "Saat tsunami saya melihat Novan terbawa ke sini, makanya saya mencari di sini," katanya.Sumardi mengaku rumahnya aman karena cukup jauh dari bibir pantai. Namun karena ditinggal mengungsi sepedanya habis dicuri oleh penjarah. "Dua sepeda saya hilang," ujarnya. "Saya juga masih akan mencari Novan hingga ketemu," tukasnya. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads