Lalin ke Terminal 3 Bandara Soetta Padat, Polisi Lakukan Kanalisasi Bus

ADVERTISEMENT

Lalin ke Terminal 3 Bandara Soetta Padat, Polisi Lakukan Kanalisasi Bus

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 14 Nov 2022 09:27 WIB
Lalin dari Jakarta ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (14/11/2022) pagi ini terpantau padat.
Lalin dari Jakarta ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (14/11/2022) pagi ini terpantau padat. (Foto: Tangkapan layar video TMC Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Area keberangkatan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mengalami kepadatan lalu lintas pagi ini. Polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan membuat kanalisasi khusus bus.

"Pantauan arus lalu lintas di area keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta terpantau padat mengalir," demikian informasi TMC Polda Metro Jaya melalui akun Instagram, dilihat detikcom, Senin (14/11/2022).

Pihak kepolisian melakukan kanalisasi khusus bus Damri untuk mencegah kemacetan menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Dilakukan upaya rekayasa kanalisasi dengan mengalirkan bus-bus Damri untuk melewati areal kedatangan guna mencegah kemacetan," tulis TMC Polda Metro Jaya.

Seorang petugas, Briptu Josua melaporkan pantauan lalu lintas menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Dalam laporannya, Josua menyampaikan lalu lintas dari Jakarta menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta padat.

[Gambas:Instagram]



"Saat ini arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju ke Terminal 3 keberangkatan saat ini terpantau masih padat, namun mengalir," kata Josua.

Satlantas Polres Bandara Soekarno-Hatta melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan ke Terminal 3. Salah satunya dengan melakukan kanalisasi khusus bus.

"Kami melakukan upaya untuk mencegah kepadatan untuk menghindari bus-bus yang masuk mengarah Terminal 3 keberangkatan," kata Josua.

Polisi mengimbau masyarakat yang akan melakukan penerbangan untuk datang lebih awal.

"Kami juga mengimbau kepada para pengguna jasa untuk datang lebih awal untuk mencegah terjadinya keterlambatan dalam penerbangan," ujar Josua.

Simak juga '8 Provinsi Siaga Bencana Hidrometeorologi, Cek Info Selengkapnya!':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT