Zona Merah Corona DKI Bertambah, Anggota DPRD: Belum Perlu WFH

ADVERTISEMENT

Zona Merah Corona DKI Bertambah, Anggota DPRD: Belum Perlu WFH

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 14 Nov 2022 08:03 WIB
Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda
Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Oman Rahman Rakinda (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Zona merah di DKI Jakarta bertambah lagi usai kasus Corona meningkat signifikan. Meski begitu, DPRD DKI merasa perusahaan belum perlu menerapkan work from home (WFH) kembali.

"Belum perlu WFH, diedukasi lagi masyarakat untuk menerapkan 3M," ujar Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Oman Rahman Rakinda kepada wartawan, Minggu (13/11/2022).

3M adalah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Meski begitu, ia mewanti-wanti masyarakat untuk waspada akan kenaikan kasus Corona belakangan ini.

"Harus waspada, walaupun dampaknya tidak terlalu berat untuk yang terpapar," jelas Oman.

Ia meminta pemerintah kembali menggalakan sosialisasi vaksin booster. "Vaksin booster digerakan lagi," imbuhnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco. Menurutnya, WFH belum perlu dilaksanakan kembali.

"Belum perlu WFH saya rasa. Agar ekonomi tetap jalan," kata Basri.

Dinas Kesehatan, tambah Basri, harus mewaspadai kenaikan kasus COVID-19. Pemprov juga dinilai harus punya langkah-langkah preventif

"Termasuk langkah-langkah pencegahan dan persiapan untuk kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Mulai lakukan sosialisasi juga terkait keadaan sesungguhnya agar masyarakat juga dapat melakukan hal-hal preventif mandiri," ucap Basri.

Basri menduga kenaikan kasus Corona ini karena kendornya masyarakat menjaga protokol kesehatan. Untuk itu, perlu digencarkan kembali mengenai protokol kesehatan.

"Vaksin Booster mungkin perlu dijalankan lagi agar kekebalan warga tetap terjaga," tambahnya.

Corona Meningkat dari Hari ke Hari

Berdasarkan data Pemprov DKI, dilihat Minggu (13/11/2022), data sepekan kasus Corona di Jakarta mengalami peningkatan. Pada 7 November tambahan kasus sebanyak 1.238. Namun tambahan kasus di atas 2 ribuan terjadi di sejak 8 November hingga 12 November kemarin.

Berikut datanya tambahan kasus Corona di DKI dalam sepekan terakhir:

7 November: 1.238
8 November: 2.155
9 November: 2.454
10 November: 2.322
11 November: 2.505
12 November: 2.433

Kenaikan kasus Corona di Jakarta berimbas pada jumlah titik zona merah di tingkat RT. Pada 7 November lalu, Pemprov DKI mencatat zona merah Corona di kawasan Jakarta.

Zona merah itu merupakan kemunculan pertama setelah Covid-19 sempat melandai. Data itu berdasarkan peta pengendalian wilayah skala RT periode 31 Oktober-6 November 2022. Data ini dapat diakses melalui situs corona.jakarta.go.id.

Satu zona merah terdeteksi di RT 2 RW 10 Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setia Budi, Kota Jakarta Selatan. Jumlah kasus aktif yang tercatat sebanyak 9 orang, sedangkan jumlah rumah dengan kasus aktif sebanyak 6 rumah.

Bertambah Menjadi 7 Titik Zona Merah

Data terbaru, zona merah kembali bertambah. Zona merah Corona terdata per 7 November-13 November 2022.

Zona merah terbaru tersebar di lima kota Jakarta. Rinciannya adalah 1 RT di Jakarta Pusat, 3 RT di Jakarta Barat. Kemudian wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara masing-masing melaporkan keberadaan zona merah di 1 RT.

Berikut sebaran zona merah COVID-19:

Jakarta Pusat
1. Kelurahan Rawasari, RT 001, RW 009
- jumlah kasus aktif: 6
- jumlah rumah dengan kasus aktif: 6

Jakarta Timur
2. Kelurahan Cipinang Besar Selatan, RT 003, RW 008
- jumlah kasus aktif: 7
- jumlah rumah dengan kasus aktif: 6

Jakarta Barat
3. Kelurahan Cengkareng Timur, RT 007, RW 014
- jumlah kasus aktif: 9
- jumlah rumah dengan kasus aktif: 6

4. Kelurahan Meruya Utara, RT 001, RW 005
- jumlah kasus aktif: 6
- jumlah rumah dengan kasus aktif: 6

5. Kelurahan Meruya Utara, RT 010, RW 005
- jumlah kasus aktif: 6
jumlah rumah dengan kasus aktif: 6

Jakarta Selatan
6. Kelurahan Menteng Atas, RT 002, RW 010
- jumlah kasus aktif: 8
- jumlah rumah dengan kasus aktif: 6

Jakarta Utara
7. Kelurahan Penjaringan, RT 016, RW 017
- jumlah kasus aktif: 8
- jumlah rumah dengan kasus aktif: 6

Simak juga 'Kasus Positif Corona RI Per 12 November 2022 Tembus 6.179':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT