Ketua RT Ungkap Sekeluarga Tewas 'Mengering' di Kalideres Dikremasi Senin

ADVERTISEMENT

Ketua RT Ungkap Sekeluarga Tewas 'Mengering' di Kalideres Dikremasi Senin

Rumondang Naibaho - detikNews
Minggu, 13 Nov 2022 09:58 WIB
Polisi lakukan olah TKP ulang di rumah sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat,Sabtu (12/11/2022). Petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan.
Olah TKP keluarga tewas 'mengering' di Kalideres. (Rumondang Naibaho/detikcom).
Jakarta -

Jenazah satu keluarga yang tewas 'mengering' di Perum Citra Garden Extension I, Kalideres, Jakarta Barat, akan dikremasi pada Senin, 14 November 2022. Jadwal tersebut berubah dari yang sebelumnya ditentukan, yakni Minggu, 13 November 2022.

Informasi tersebut disampaikan ketua RT setempat, Asiung. Ia menuturkan waktu tersebut diubah berdasarkan kesepakatan keluarga korban serta ketersediaan jadwal di Krematorium.

"Saya dapat informasi jadwal kremasi di Cilincing padat. Terlalu siang jam dua siang, jadi ditolak, repot. Sedangkan ini nggak cuma satu, empat," kata Asiung kepada wartawan saat berada di TKP, Sabtu (13/11/2022).

Mengenai waktu pelaksanaan, Asiung menuturkan akan diinformasikan lebih lanjut. Pihak keluarga korban sudah mengurus hal tersebut.

"Semua itu yang ngurusin keluarga Ibu Renny Margaretha beserta adiknya," tuturnya.

Asiung menyebut proses kremasi satu keluarga di Kalideres tersebut akan dilakukan di Krematorium Cilincing. "Hari Senin kremasinya... di Krematorium Cilincing," katanya dihubungi terpisah, Minggu (13/11).

Semua jenazah akan diambil dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Namun Asiung belum mengetahui dengan pasti mengenai waktu pengambilannya. Mengenai dokumen administrasi dari RT setempat sudah dikeluarkannya.

"Sudah saya keluarin surat pengantar ya. Keterangan dari saya. Saya terangkan keluarga tersebut meninggal di dalam," pungkasnya.

Untuk diketahui, kerabat satu keluarga yang tewas 'mengering' di Perum Citra Garden Extension I, Kalideres, Jakarta Barat, telah mendatangi pihak kepolisian. Kedatangan mereka bertujuan melengkapi BAP dan meminta surat pengambilan Jenazah.

Ipar korban, Renny Margartha Handoyo (64), membenarkan hal tersebut. Ia juga mengaku kaget saat mendengar kabar mengenaskan mengenai keluarga iparnya itu.

"Terus terang kita kaget, ya. Nggak sangka karena sudah sekian tahun tidak berhubungan, tahu-tahu mendapat berita sudah seperti ini. Kami kaget sekali, terus terang," kata Handoyo di Polsek Kalideres, Jl Daan Mogot, Jakbar, Sabtu (12/11).

Simak juga Video: Terpopuler Sepekan: Jelang KTT G20 Hingga Sekeluarga Tewas 'Mengering'

[Gambas:Video 20detik]




(gbr/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT