Pensiunan di Pangandaran Bingung

Pensiunan di Pangandaran Bingung

- detikNews
Kamis, 20 Jul 2006 21:25 WIB
Pangandaran - Siang itu, beberapa lansia terlihat bingung di teras Bank Jabar yang masih tutup sejak tsunami terjadi Senin (17/7/2006) lalu. Ada yang duduk di lantai ubin kantor, ada yang berdiri sambil ngobrol dengan sesama mereka.detikcom yang penasaran lalu mendekati. Para lansia itu mungki karena setengah pikun berpikir detikcom adalah karyawan Bank Jabar yang berlokasi persis di seberang Posko Bencana Pangandaran ini."Nak, kapan kantor ini buka?," tanya seorang ibu yang kemudian diketahui bernama Nunung (60), Kamis (20/7/2006).Seorang lansia yang lain Pak Yoyok langsung tahu bahwa yang mereka hadapi wartawan. Cerita punya cerita, terungkap kemudian para lansia ini pensiunan pegawai negeri yang bingung bagaimana cara mendapatkan uang pensiunnya yang biasa diambil melalui Bank Jabar cabang pembantu Pangandaran ini."Tiap hari biasanya buka. Tapi pengumumam ini tak jelas kapan akan bukanya," ujar Ibu Nunung yang pensiunan guru SMP.Ibu Nunung dan Pak Yoyok berdiri menghadap sebuah pengumuman yang berbunyi: Sehubungan dengan bencana tsunami di Pangandaran ... untuk sementara operasional Kantor Bank Jabar Cabang Pembantu Pangandaran dipindahkan ke Kantor Bank Jabar Cabang Banjar. Sampai ada pengumumam lebih lanjut."Nah, itu kan tidak adanya batas waktunya," ujar Ibu Nunung. Ibu Nunung keberatan untuk pergi ke Banjar mengambil uang pensiun itu karena sudah tidak kuat ke kota Banjar. Padahal mereka sangat membutuhkan uang itu, untuk jaga-jaga jika terjadi bencana lebih lanjut."Kita sudah lansia. Tidak mungkin ke Banjar yang 70 km jauhnya itu naik bis umum," ungkap Ibu Nunung. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads