Alat Berat Belum Sentuh Daerah Terpencil di Pangandaran

Alat Berat Belum Sentuh Daerah Terpencil di Pangandaran

- detikNews
Kamis, 20 Jul 2006 18:30 WIB
Pangandaran - Pengunaan alat berat hingga kini belum menyentuh kawasan terpencil di Pangandaran yang terkena gempa dan tsunami. Padahal jumlah bangunan serta gedung yang rusak di kawasan ini hingga ratusan dan cukup parah. Misalnya saja wilayah Cimerak dan Cijulang yang terletak sekitar 40 kilometer dari Pangandaran. "Evakuasi baru 65 persen, saya harapkan alat berat segera datang," kata Kapolsek Cimerak AKP Suryana, ditemui wartawan di Balai Desa Masalah, Cimerak, Ciamis, Jawa Barat, Kamis (20/7/2006).Menurutnya, akibat tsunami di kawasan itu mengakibatkan 158 rumah hancur, 2 sekolah rusak dan 3 masjid rusak berat. Selain itu, bangunan rumah di 3 RT dengan penghuni 120 KK rata dengan tanah.Tak heran puing-puing reruntuhan memenuhi badan jalan. "Padahal daerah kita rusak parah, satu kampung hancur. Tapi alat berat belum datang," katanya. Di Cimerak, korban tewas sebanyak 34 orang dan 7 orang masih dinyatakan hilang.Selain Cimerak daerah Cijulang pun belum tersentuh alat berat. Padahal reruntuhan di sana masih bertumpuk dan belum dibenahi sama sekali. "Alat berat kita butuhkan," kata Kapolsek Cijulang AKP Mujiran.Di kawasan ini, kata Mujiran, ada 13 orang yang tewas terkena tsunami dan 1 orang hilang. (mar/)


Berita Terkait