Dishub Anggarkan Rp 20 M untuk Pembebasan Lahan LRT Velodrome-Manggarai

ADVERTISEMENT

Dishub Anggarkan Rp 20 M untuk Pembebasan Lahan LRT Velodrome-Manggarai

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 11 Nov 2022 20:32 WIB
Pemprov DKI Jakarta terapkan PSBB transisi di bulan Juni ini. Guna antisipasi COVID-19, protokol kesehatan pun diterapkan di ruang publik, salah satunya di LRT.
LRT (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana membebaskan lahan di sekitar kawasan proyek LRT Velodrome-Manggarai pada 2023. Dishub mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk merealisasikan rencana itu dalam RAPBD 2023.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan anggaran ini mengalami penyusutan hingga Rp 60 miliar dibandingkan nilai yang diajukan sebelumnya, yakni Rp 80 miliar. Hal ini lantaran adanya perubahan trase pembangunan LRT Jakarta dari sebelumnya Pegangsaan Dua-Jakarta International Stadion (JIS) menjadi Velorome-Manggarai.

"LRT sebelumnya yang dianggarkan adalah pembebasan lahan untuk fase 2A, yaitu Kelapa Gading (Pegangsaan Dua)-JIS, kemudian setelah ada arahan ratas terakhir perlu penyesuaian dari Velodrome ke Manggarai," kata Syafrin saat rapat pembahasan RAPBD 2023 bersama Komisi B DPRD DKI di Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/11/2022).

"Maka pada forum ini kami laporkan untuk pembebasan lahan yang semula untuk LRT adalah Rp 80 miliar, kami sesuaikan dengan kebutuhan awal yaitu jadi Rp 20 miliar pembebasan lahan," tambahnya.

Syafrin menjelaskan nantinya lahan yang dibutuhkan hanya untuk pembangunan pintu masuk stasiun. Jadi, lahan yang akan dibebaskan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

Nantinya, konstruksi utama proyek LRT rute Velodrome-Manggarai ini terletak di median jalan sepanjang Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, hingga Jalan Proklamasi. Kemudian, berbelok kiri ke Jalan Tambak.

"Sehingga dibutuhkan nya hanyalah pembebasan lahan untuk entrance stasiun-stasiun di sepanjang koridor ini," jelasnya.

LRT Fase 2A Pegangsaan Dua-JIS Tetap Ada

Di sisi lain, Syafrin memastikan pembangunan LRT untuk fase-fase lainnya tetap bergulir setelah trase 1B Velodrome-Manggarai. Tak terkecuali trase 2A Pegangsaan Dua-JIS.

"Tentu setelah terbangun LRT bukan berarti untuk LRT lain dibangun, tetap dibangun tetapi pada prioritas berikutnya. Karena secara keseluruhan untuk jaringan perkeretaapian perkotaan ini masuk dalam perencanaan apakah itu yang lanjutan dari Pegangsaan Dua Kelapa Gading ke JIS dan Rajawali dan seterusnya," imbuhnya.

Simak juga 'Usulan LRT Terhubung Disetujui, Menhub: Manggarai jadi Central Station':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT