BMG: Hujan Angin di Bandung Fenomena Biasa Saja
Kamis, 20 Jul 2006 16:30 WIB
Jakarta -
Hujan es disertai angin kencang di Bandung adalah fenomena alam biasa saja, tidak ada yang istimewa. Demikian juga mendung yang menggelayuti Jakarta sejak pagi hari.Demikian penjelasan Ketua Sub Bidang Meteorologi Informasi BMG Ahmad Zakir pada detikcom di ruang kerjanya, Jalan Angkasa 1, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2006) pukul 16.00 WIB.Saat ini memang telah memasuki musim kemarau, namun bukan berarti tidak ada mendung atau pun hujan. "Kalau musim hujan kan bukan tiap hari hujan. Sebaliknya, musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan," kata Ahmad Zakir.Mendung yang terjadi di Jakarta dan hujan angin di Bandung, menurut Ahmad Zakir, sifatnya lokal karena tiap daerah cuacanya berbeda. "Di sebagian Jakarta saat ini mendung karena partikel air lebih ringan daripada gaya gravitasi. Namun mendung bukan berarti ada hujan kan?" ujar Zakir.Apa kondisi hari ini ada kaitannya dengan gempa di Selat Sunda kemarin? "Oh, jauh sekali, Mas," jawab Zakir buru-buru.Zakir juga menyatakan bahwa pada musim kemarau ini bulan paling kering adalah Agustus mendatang. Untuk membuat hujan buatan pada bulan itu juga sulit. "Sulit Mas, karena hujan buatan membutuhan awan rendah. Kalau sudah bulan kemarau, untuk membentuk awan butuh uap air. Nah, pada musim itu cadangan air menipis sehingga sulit menimbulkan awan," beber Zakir.
(nrl/)










































