Pemasangan Sensor Gempa & Tsunami Rp 1,3 T Dipercepat

Pemasangan Sensor Gempa & Tsunami Rp 1,3 T Dipercepat

- detikNews
Kamis, 20 Jul 2006 16:34 WIB
Jakarta - Pemerintah memutuskan mempercepat proyek pemasangan sensor gempa bumi dan tsunami. Proyek yang akan menelan dana Rp 1,3 triliun ini diharapkan kelar pada pertengahan 2008."Memang butuh dana besar. Tapi ini masalah nyawa," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Hotel Sol Elite Marbella, Anyer, Banten, Kamis (20/7/2006).Presiden mengatakan, percepatan pemasangan sensor saat ini merupakan sebuah kebutuhan mengingat letak geografis Indonesia yang rawan gempa.Dalam kesempatan itu Menhub Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah setidaknya harus mengalokasikan dana sekitar Rp 650 miliar dari APBN untuk percepatan proyek pemasangan sensor gempa dan tsunami."Kebutuhan kita saat ini separuh dari itu total investasi Rp 1,3 triliun. Cuma kembali lagi soalnya adalah di DPR," kata Hatta.Kebutuhan dana sebesar itu terkait dengan permintaan Presiden SBY agar BMG mempercepat target waktu pemasangan sensor.Semula proyek yang dimulai sejak pertengahan 2005 ini dijadwalkan selesai pada 2009. Namun dengan adanya permintaan SBY, proyek itu akan dikebut penyelesaianya paling lambat pertengahan 2008.Sensor yang akan dipasang itu terdiri dari 120 seismograf dan 500 akselerograf yang bisa mengukur tinggi ombak dan kecepatan gelombang laut yang selanjutkan akan memberikan informasi mengenai potensi tsunami.Untuk seismograf sejauh ini baru 36 unit yang terpasang seluruhnya berada di pantai barat Sumatera. Dari total kebutuhan Rp 1,3 triliun, separuhnya ditanggung dalam APBN dan sisanya merupakan bantuan dari Jerman, Jepang, dan Cina. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads