Komnas HAM Harap 3 Provinsi Baru Papua Bisa Tingkatkan Pelayanan Warga

ADVERTISEMENT

Komnas HAM Harap 3 Provinsi Baru Papua Bisa Tingkatkan Pelayanan Warga

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 11 Nov 2022 11:03 WIB
Komnas HAM Amiruddin
Komisioner Komnas HAM Amiruddin (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

Mendagri Tito Karnavian baru saja meresmikan tiga provinsi DOB (daerah otonomi baru) Papua, yakni Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan. Komnas HAM berharap penambahan provinsi tersebut bisa meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakatnya.

"Mudah-mudahan dengan adanya 5 provinsi itu, pelayanan pemerintah kepada penduduk Papua yang sekitar 5 juta jiwa menjadi lebih baik," kata Komisioner Komnas HAM, Amiruddin kepada wartawan, Jumat (11/11/2022).

Amiruddin mengatakan sektor perbaikan itu diutamakan pada pelayanan kesehatan hingga perekonomian. Dia juga berharap aksi kekerasan juga bisa berkurang.

"Terutama pelayanan dasar, seperti kesehatan, pendidikan dan perekonomian. Serta perlindungan dan pemenuhan HAM juga bisa membaik. Serta aksi-aksi kekerasan yang belakangan ini kerap terjadi, kedepan bisa bisa berkurang," katanya.

Tak hanya itu, Amiruddin juga berharap penambahan provinsi itu juga bisa memperlebar ruang partisipasi masyarakat. Sehingga kondisi sosial maupun politik akan stabil.

"Kehadiran 3 provinsi baru ini, juga diharapkan memperbesar ruang partisipasi warga di Papua dalam penyelenggaraan kepemerintahan bisa berjalan maksimal. Kondisi sosial-politik juga bisa lebih stabil," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meresmikan tiga provinsi DOB (daerah otonomi baru) Papua. Tiga provinsi yang diresmikan yakni Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan.

"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pas hari ini Jumat 11 November saya Muhammad Tito Karnavian Mendagri atas nama Presiden, dengan ini meresmikan Provinsi Papua Selatan berdasarkan UU No 14 tahun 2022, Provinsi Papua Tengah berdasarkan UU No 15 tahun 2022 dan Provinsi Papua Pegunungan berdasarkan UU Nomor 16 tahun 2022," ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (11/11).

"Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridai dan memberikan berkat kita semua," sambungnya.

Selain itu, Tito juga menunjuk tiga penjabat (Pj) gubernur untuk mengisi tiga provinsi baru tersebut. Tiga nama itu yakni Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan, Ribka Haluk sebagai Pj Gubernur Papua Tengah dan Nikolaus Kondomo sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan.

(azh/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT