Pengungsi Tsunami Pangandaran Minim Bantuan
Kamis, 20 Jul 2006 14:20 WIB
Ciamis - Nasib pengungsi korban gempa dan tsunami di daerah Pangandaran, Ciamis benar-benar memprihatinkan. Hingga hari keempat, bantuan buat mereka masih sangat minim.Warga Desa Masaya, Kecamatan Cimerak, Ciamis, Jawa Barat, misalnya. Mereka harus puas hanya menerima bantuan 1 kg beras per KK per hari, plus beberapa biskuit.Desa ini berjarak sekitar 45 km dari Pangandaran. Akibat tersapu tsunami, desa tersebut luluh lantak disapu air laut.Meski tsunami menerjang Senin 17 Juli lalu, para pengungsi di kawasan ini baru mendapatkan bantuan 19 Juli. Di wilayah ini ada tiga RT, yakni yang letaknya 200 meter dari pinggir pantai dan semuanya hancur.Sekitar 120 KK dari wilayah ini masih tinggal di pengungsian. Sejak kemarin mereka baru mendapatkan bantuan beras 1 kg per KK dan biskuit."Ya memang masih kurang, tapi bisa dipakai 3 kali makan , dicukup-cukupkan dan diirit-irit," kata Agus, koordinator warga setempat.Agar pembagian bantuan merata, Agus sengaja membuat kupon yang diserahkan kepada perangkat desa.Sentot, warga lainnya mengaku mendapat beras 3 kg, biskuit dan minyak goreng. Namun bantuan itu diberikan untuk dua keluarga. "Untuk hari ini saya malah belum dapat bantuan pangan, eh malah dikasih selimut," kata dia.Saat ini warga Desa Masaya masih membutuhkan tenda dan dapur umum. Sementara untuk balita, warga membutuhkan susu dan makanan bayi.
(umi/)











































