Jokowi di ASEAN Youth: Pemuda Harus Jadi Bagian dari Transformasi Digital

ADVERTISEMENT

Jokowi di ASEAN Youth: Pemuda Harus Jadi Bagian dari Transformasi Digital

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 10 Nov 2022 23:13 WIB
Presiden Jokowi menghadiri pertemuan dengan para pemimpin ASEAN di Hotel Sokha Phnom Penh, Kamboja. Ini foto-fotonya.
Jokowi saat menghadiri KTT ASEAN di Kamboja. (Pool/Birosetpres/Laily Rachev)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dua poin penting pada pertemuan pemimpin ASEAN dengan ASEAN Youth di Kamboja. Jokowi menilai generasi muda ASEAN harus menjadi bagian dari transformasi digital dan ekonomi hijau.

Pertemuan pemimpin ASEAN dengan ASEAN Youth digelar di Hotel Sokha, Kamis (10/11/2022), di sela penyelenggaraan KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja.

"Pertama generasi muda ASEAN harus menjadi bagian penting dari transformasi digital. Sebagai digital native, kaum milenial dan Gen-Z adalah pendorong penting untuk percepatan transformasi digital," kata Jokowi dalam keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Sebanyak 33 persen dari populasi ASEAN atau sekitar 225 juta orang adalah anak muda. Keuntungan demografi yang kuat tersebut harus dikapitasliasi sehingga wilayah Asia Tenggara dapat menjadi epicentrum of growth.

Menurut Jokowi, hingga tahun lalu ASEAN telah memiliki 35 Unicorn. Start-ups di Asia Tenggara yang digawangi anak-anak muda juga telah menghasilkan USD 8,2 miliar pada 2020.

"Hanya dengan percepatan transformasi digital, maka ASEAN akan cepat lakukan lompatan besar menjadi negara maju," ucap Presiden.

Poin kedua yang Jokowi sampaikan adalah peran generasi muda dalam memperkuat ekonomi hijau. Ekonomi kawasan saat ini menurut Jokowi harus bangkit lebih kuat dan harus menjadi titik balik bagi pembangunan ekonomi hijau di kawasan.

"Pembangunan rendah karbon dan berkelanjutan adalah ekonomi masa depan. Pemuda ASEAN harus menjadi garda terdepan dalam mengusung ekonomi masa depan untuk kawasan yang lebih baik," jelas Presiden.

Jokowi berharap pemuda ASEAN dapat menjadi pemimpin perubahan karena partisipasi aktifnya akan menentukan masa depan ASEAN. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

(rfs/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT