e-VOA Diluncurkan Luhut, WNA dari 46 Negara Bayar Visa Cukup Lewat HP

ADVERTISEMENT

e-VOA Diluncurkan Luhut, WNA dari 46 Negara Bayar Visa Cukup Lewat HP

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 10 Nov 2022 18:20 WIB
Luhut Binsar Panjaitan
Luhut Binsar Panjaitan meluncurkan e-VOA (dok.imigrasi)
Jakarta -

Layanan Imigrasi berupa Electronic Visa on Arrival (e-VOA) resmi diluncurkan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

"Ini menjadi awal yang baik yang perlu disempurnakan. Imigrasi menjadi wajah Indonesia. Dunia sedang melihat Indonesia dengan cara yang berbeda karena sedang terjadi transformasi yang luar biasa di sini", kata Luhut sebagaimana dilansir dalam siaran pers Kemenkumham, (10/11/2022).

Hal itu disampaikan dalam acara peluncuran Electronic Visa on Arrival (e-VOA) di Nusa Dua, Bali pada Kamis (10/11/2022) Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej

"Saya minta Imigrasi disempurnakan terus. Ini baru 46 negara, nanti kita evaluasi. Mana negara lain yang perlu lagi," kata Luhut.

Terdapat 46 negara yang sudah dapat mengajukan e-VOA di tahap awal penerapan kebijakan ini. Negara-negara tersebut antara lain: Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Austria, Belanda, Belgia, Brazil, Ceko, China, Denmark, Finlandia, Hongaria, India, Inggris, Irlandia, Italia, Jepang, Jerman.

Selanjutnya adalah Kanada, Korea Selatan, Lithuania, Malaysia, Maroko, Meksiko, Mesir, Norwegia, Oman, Polandia, Portugal, Prancis, Rumania, Rusia, Selandia Baru, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Timor Leste, Tunisia, Turki, Ukraina, Uni Emirat Arab, Yunani.

"Selamat buat Imigrasi yang telah meluncurkan aplikasi e-VOA," ucap Luhut.

Kini WNA dapat mendaftarkan permohonan e-VoA melalui aplikasi berbasis website molina.imigrasi.go.id. Setelah mengisi form permohonan, mereka dapat langsung meneruskan ke halaman pembayaran dan melakukan transaksi secara online menggunakan kartu kredit atau kartu debit berlogo Visa, Mastercard, atau JCB.

Setelah melakukan pembayaran, permohonan e-VoA akan diverifikasi oleh petugas dan jika disetujui maka dikirimkan kepada orang asing melalui aplikasi. Selanjutnya WNA cukup mengunduh e-VOA yang telah disetujui dan menunjukkannya di Tempat Pemeriksaan Imigrasi saat masuk Wilayah Indonesia.

Terdapat 46 negara yang sudah dapat mengajukan e-VOA di tahap awal penerapan kebijakan ini.

Ada enam Bandar Udara yang melayani e-VoA, yaitu:

1. Juanda, Surabaya;
2. Kualanamu, Medan;
3. Ngurah Rai, Bali;
4. Sam Ratulangi, Manado;
5. Soekarno-Hatta ;
6. Yogyakarta.

Sedangkan untuk Pelabuhan Laut ada 11 yang ditunjuk untuk bisa memfasilitasi. Di antaranya adalah: Bandar Bentan Telani Lagoi, Kepulauan Riau; Bandar Seri Udana Lobam, Kepulauan Riau; Batam Centre, Kepulauan Riau; Batu Ampar, Kepulauan Riau; Citra Tri Tunas, Kepulauan Riau; Kabil, Kepulauan Riau; Marina Teluk Senimba, Kepulauan Riau; Nongsa Terminal Bahari, Kepulauan Riau; Sekupang, Kepulauan Riau; Sri Bintan Pura, Kepulauan Riau; Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Dengan e-VoA, orang asing dimudahkan dalam hal pengajuan pra kedatangan serta pembayaran. E-VoA diharapkan dapat berkontribusi nyata untuk mendorong masuknya wisatawan mancanegara maupun pebisnis dari seluruh dunia ke Indonesia. Efisiensi layanan keimigrasian ini menjadi insentif yang berdampak positif terhadap roda perekonomian negara.

Simak juga 'Imigrasi Siapkan 4 Layanan untuk Permudah Turis Wisata dengan Kapal Pesiar':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT