RKUHP: Menista Kepercayaan Dipenjara 5 Tahun

ADVERTISEMENT

RKUHP: Menista Kepercayaan Dipenjara 5 Tahun

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 10 Nov 2022 11:19 WIB
PROBOLINGGO, EAST JAVA, INDONESIA - JULY 18: Goats, caught by villagers, are tethered after being thrown as offerings by Tenggerese worshippers at the foot of Mount Bromo during the Yadnya Kasada Festival at crater of Mount Bromo on July 18, 2019 in Probolinggo, East Java, Indonesia. Tenggerese people are a Javanese ethnic group in Eastern Java who claimed to be the descendants of the Majapahit princes. Their population of roughly 500,000 is centered in the Bromo Tengger Semeru National Park in eastern Java. The most popular ceremony is the Kasada festival, which makes it the most visited tourist attraction in Indonesia. The festival is the main festival of the Tenggerese people and lasts about a month. On the fourteenth day, the Tenggerese made a journey to Mount Bromo to make offerings of rice, fruits, vegetables, flowers and livestock to throw them into the volcanos caldera. The origin of the festival lies in the 15th century princess named Roro, the principality of Tengger with her husband Joko Seger, and the childless couple asked mountain Gods for help in bearing children. The legend says the Gods granted them 24 children but on the provision that the 25th must be added to the volcano in sacrifice. The 25th child, Kesuma, was finally sacrificed in this initial after refusal, and the tradition of throwing sacrifices into the Caldera to appease the mountain Gods continues today. (Photo by Ulet Ifansasti / Getty Images)
Ilustrasi (Ulet Ifansasti/Getty Images)
Jakarta -

Pemerintah memperbaiki draf RKUHP dan diserahkan ke DPR pada Rabu (9/11) kemarin. Salah satu yang baru adalah meluaskan definisi penistaan agama yaitu memasukkan definisi penistaan kepercayaan sebagai delik pidana.

Dalam draft lama, hanya mengancam penistaan agama. Yaitu:
TINDAK PIDANA TERHADAP AGAMA DAN KEHIDUPAN BERAGAMA

Nah, dalam draf RKUHP 9 November 2022, kini kepercayaan juga masuk materi yang dilindungi RKUHP. Sehingga bunyi drafnya:

TINDAK PIDANA TERHADAP AGAMA, KEPERCAYAAN, DAN KEHIDUPAN BERAGAMA ATAU KEPERCAYAAN

"Tindak lanjut masukan Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Indonesia Kota Bandung (MLKI Kota Bandung) hasil dialog publik," demikian bunyi keterangan matriks RKUHP 9 November yang dikutip detikcom, Kamis (10/11/2022).

Alasan melindungi Kepercayaan adalah berdasarkan putusan MK nomor 97/PUU-XIV/2016 yang menyetarakan Kepercayaan terhadap Tuhan YME dengan Agama di mata hukum.

"Untuk itu dalam tiap frasa 'agama' sudah seharusnya mencantumkan 'Kepercayaan' dalam tiap redaksional pasalnya sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan," urainya.

Karena itu, pasal 300 berubah menjadi:

Bagian Kesatu

Tindak Pidana terhadap Agama dan Kepercayaan

Pasal 300

Setiap Orang Di Muka Umum yang:

a. melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan;

b. menyatakan kebencian atau permusuhan; atau

c. menghasut untuk melakukan permusuhan, Kekerasan, atau diskriminasi, terhadap agama, kepercayaan, orang lain, golongan, atau kelompok atas dasar agama atau kepercayaan di Indonesia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori V.

Draf itu diserahkan Wamenkumham Edward OS Hiariej atau Eddy, tim penyusun RKUHP dari pemerintah, Albert Aries, dan tim ahli RKUHP, yakni Harkristuti Harkrisnowo, Yenti Garnasih, ke Komisi III DPR. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir.

"Pada draf RKUHP versi 6 Juli 2022 sebanyak 632 pasal, sedangkan versi 9 November ada 627 pasal," papar Eddy dalam rapat, Rabu (9/11/2022).

(asp/rdp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT