Data Korban Tewas Antar Instansi di Depsos Tak Seragam

Data Korban Tewas Antar Instansi di Depsos Tak Seragam

- detikNews
Kamis, 20 Jul 2006 10:20 WIB
Jakarta - Data korban tewas akibat tsunami laut selatan Pulau Jawa di Departemen Sosial (Depsos) simpang siur. Data pihak humas dan posko Penanggulangan Bencana Bantuan Sosial (PB Bansos) berbeda.Menurut data versi Humas, jumlah korban tewas per 19 Juli pukul 19.00 WIB adalah 500 orang. Jumlah korban hilang sebanyak 274 orang.Sedangkan data mutakhir yang dirilis 20 Juli pukul 06.00 WIB di posko PB Bansos korban tewas sebanyak 486 orang. Untuk korban hilang posko ini menyebut angka 238 orang."Kesimpangsiuran ini disebabkan kurangnya koordinasi antar instansi di Depsos," kata petugas PB Bansos, Kinta, kepada detikcom di Depsos, Jl Salemba Raya, Jakarta, Kamis (20/7/2006).Kinta menegaskan, data di Posko PB Bansos lebih bisa dipertanggungjawabkan. Sebab data itu diperoleh berdasarkan informasi yang dikirimkan melalui faksimili oleh Dinas Sosial tempat terjadinya bencana."Sedangkan data Humas, mereka terkadang berdasarkan telepon. Mereka tidak bisa membuktikan kevalidan datanya," ungkap Kinta.6 WNA TewasDepsos juga mencatat 6 WNA tewas akibat bencana tsunami ini. Masing-masing warga negara Belanda 1 orang, Swedia 1 orang, Arab 2 orang dan Pakistan 2 orang.Sedangkan WNA yang mengalami luka-luka berjumlah 12 orang. Mereka kini dirawat di RSU Banjar. Belum diketahui dari negara mana saja mereka berasal. (djo/)



Berita Terkait