Nelayan Pangandaran Harapkan Bantuan Kredit

Nelayan Pangandaran Harapkan Bantuan Kredit

- detikNews
Kamis, 20 Jul 2006 07:11 WIB
Pangandaran - Tragedi tsunami Pangandaran menyisakan kisah sedih. Kehidupan melaut yang biasa dijalani kini telah ditinggalkan. Mata pencaharian nelayan pun menjadi suram.Sapuan ombak selama beberapa menit menghancurkan tumpuan hidup yang telah dititinya sejak 20 tahun lalu. Solihin (48), nelayan asal Pangandaran hanya bisa menanti harapan bantuan kredit."Perahu saya hancur, pecah menjadi 4. Mesinnya hilang. Tidak tahu ini entah bagaimana nanti," ujarnya dengan mata menerawang.Saat tsunami menerpa sore itu, dia tengah bersiap di bibir pantai mencari ikan. Kapal telah disiapkannya dan mesin kapan pun telah berderu.Namun tiba-tiba, gulungan ombak telah beraksi di tengah lautan. Hendak mencari selamat, Solihin berlari meninggalkan semua barang berharganya yang menjadi alat mencapai tumpuan hidupnya."Pertama saya pikir bagaimana menyelamatkan nyawa saya dan keluarga," katanya.Alhasil, udara segar masih bisa dihirupnya. Istri serta 3 anaknya berhasil diselamatkan."Istri dan anak saya sekarang tinggal di pengungsian di Purbahayu. Sekarang saya tinggal menanti bantuan makanan dari sanak saudara," tuturnya.Bicara tentang masa depannya, dia berharap bisa kembali melaut. "Mudah-mudahan ada bantuan, kalau bisa pemerintah memberi kredit buat kita. Saya harap itu bisa kita dapat," tandasnya. Pria yang pernah mendapat bantuan kredit banpres jaman presiden Soeharto ini tak jera kembali melaut. Tak hanya itu, kenangan pahit gulungan ombak tidak membuat dirinya membenci laut."Sekarang memang masih teringat dan trauma kejadian itu. Tapi saya tetap akan kembali melaut," tuturnya. (wiq/)


Berita Terkait