25 Jenazah Korban Tsunami Dikuburkan Massal
Kamis, 20 Jul 2006 00:52 WIB
Jakarta - Mayat korban tsunami di Pangandaran sudah teronggok dua hari. Akhirnya, hari ini, Rabu (19/7/2006) sore sekitar 25 jenazah dikuburkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astanapura, Kampung Pamugaran, Pangandaran.Lubang sedalam 2,5 meter dan panjang sekitar 100 meter tampak disiapkan untuk menampung ke 25 jenazah tersebut. Tanah ini digali dengan menggunakan dua eskavator.Setelah dimandikan satu per satu dan disalatkan di Masjid Agung Pangandaran, sekitar pukul 16.30 WIB, jasad yang tidak dikenali itu akhirnya dimasukkan ke tempat peristirahatan terakhirnya."17 Jenazah wanita dan 8 jenazah laki-laki, termasuk di antaranya anak-anak," kata Ketua Pelaksana penguburan M Rofik di TPU Astanapura, Pangandaran.Pantauan detikcom di lokasi, jenazah tersebut dimasukkan ke dalam lubang dengan diberikan pembatas untuk masing-masing jenazah. Sebelum dimasukkan ke dalam liang lahat satu per satu jenazah diberikan nomor. Jenazah pun difoto serta dituliskan barang-barang terakhir yang melekat pada jenazah tersebut."Bagi warga yang masih ingin mengidentifikasi dapat melihat foto jenazah di Balai Desa. Karena itu kami juga menaruh nomor di atas nisan," jelas Rofik.Akhirnya diiringi pembacaan doa para jenazah satu persatu dimasukkan ke dalam liang lahat. Setelah itu, alat eskavator pun mengeruk tanah untuk menimbun jenazah-jenazah tersebut.
(ahm/)











































