Greenpeace Bicara soal Rombongan Hendak ke Bali Diusir Ormas di Probolinggo

ADVERTISEMENT

Greenpeace Bicara soal Rombongan Hendak ke Bali Diusir Ormas di Probolinggo

Tim detikJatim - detikNews
Selasa, 08 Nov 2022 12:51 WIB
Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) dan Greenpeace Indonesia gelar aksi menuntut pengesahan RPP Perlindungan ABK Indonesia. Mereka membawa replika keranda mayat.
Foto ilustrasi aksi Greenpeace Indonesia. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Puluhan aktivis Greenpeace Indonesia yang akan menuju Bali diadang sekelompok orang di Probolinggo. Greenpeace menjelaskan kronologi pengusiran ini.

Kejadian ini terjadi pada Senin (7/11/2022) siang. Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak membenarkan pengadangan terhadap timnya itu. Pengadangan dilakukan secara intimidatif.

"Betul, kemarin," ujar Leonard dilansir detikJatim, Selasa (8/11/2022).

Leonard menuturkan timnya saat itu tengah beristirahat dan makan siang.

"Kronologi secara umum pada saat itu tim bersepeda dan ada tim support sedang istirahat dan makan siang di Probolinggo, kemudian didatangi sekelompok dari ormas yang mengklaim mewakili masyarakat Probolinggo," terangnya.

Saat didatangi, lanjut Leonard, sekelompok orang tersebut mendesak dua hal terhadap timnya. Pertama, tak boleh melanjutkan perjalanan ke Bali dan melarang melalui Probolinggo.

"Mereka minta dua hal ke Greenpeace yang bersepeda ini yang akan menuju ke Bali itu tidak boleh lanjut. Dan kemudian mereka juga minta tak melewati Probolinggo," tutur Leonard.

"Mereka melakukan dengan sangat intimidatif. Mereka mengelilingi tim yang sedang istirahat dan makan, dan memaksa meninggalkan Probolinggo," tambahnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Udara Jakarta Makin Buruk, Greenpeace: Kemungkinan Polusi dari Luar DKI

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT