103 Orang Tewas di Cilacap, Bantuan Terhambat Birokrasi

103 Orang Tewas di Cilacap, Bantuan Terhambat Birokrasi

- detikNews
Rabu, 19 Jul 2006 13:26 WIB
Cilacap - Korban tewas di Cilacap, Jawa Tengah mencapai 103 orang. Bantuan pun berdatangan, termasuk dari Ibu Negara Ani Yudhoyono. Namun birokrasi membuat bantuan itu cuma tertumpuk di gudang. Duh!Data per pukul 12.00 WIB, Rabu (19/7/2006) menyebutkan 103 korban tewas tersebar di Kecamatan Nusawungu 7 orang, Adipala 44 orang, Binangun 50 orang, dan Cilacap Selatan 2 orang.26 Orang dinyatakan hilang yang tersebar di Adipala 26 orang dan Binangun 10 orang. Korban hilang disebut-sebut berprofesi penambang pasir besi, nelayan setempat, dan wisatawan.Pencarian korban masih terus dilakukan Tim SAR, Polri, TNI, dan warga setempat. Pemkab Cilacap tengah menjemput 3.000-an warga yang eksodus ke daerah tetangga di Banyumas dan Kebumen.Bantuan pun berdatangan ke Cilacap dengan 8 truk dari Ibu Negara Ani Yudhoyono berupa mie instan, beras, dan air mineral. Menko Kesra memberikan uang tunai Rp 250 juta.Kemudian PP Bhayangkari menyumbang 250 dus mie instan, 50 kaleng biskuit, dan 25 karung beras. Instansi lokal seperti Bank Rakyat Indonesia menyumbang Rp 50 juta.Namun sayangnya, bantuan yang sangat dibutuhkan warga korban gempa dan tsunami itu ditumpuk begitu saja di gudang Pemkab Cilacap. Hingga kini tak kunjung didistribusikan. Tercatat Cilacap Selatan dan Lengkong belum menerima bantuan."Bantuan akan didistribusikan berdasarkan laporan dari desa atau kelurahan yang dilanda tsunami. Jadi kami tidak bisa begitu saja memberikan bantuan," kata Humas Pemkab Cilacap Aris Munandar.Mengenai kerugian yang ditimbulkan bencana pada 17 Juli 2006 itu, Dinas Pariwisata mencatat Rp 2,69 miliar. Dinas Perikanan dan Kelautan mendata Rp 4,65 miliar.Total sementara kerugian Rp 7,34 miliar. Pemkab Cilacap masih meminta laporan dari dinas lain. Total kerugian diperkirakan masih akan bertambah.Tercatat kerusakan akibat hantaman tsunami terjadi di Teluk Penyu sepanjang 2 km bibir pantai, 10 gardu pandang di Widarapayung Kecamatan Binangun, 26 kios, 384 perahu kapal, 6 tempat pembuatan ikan asin, 1 tempat memelihara ubur-ubur, 1 posko nelayan, dan 7 warung nelayan. (sss/)



Berita Terkait