Israel Tak Terbendung
Rabu, 19 Jul 2006 12:07 WIB
Jakarta - Israel kian tak terbendung. Pemerintah negeri Yahudi itu menyatakan siap memerangi gerilyawan Hizbullah hingga beberapa pekan mendatang. Bahkan militer Israel telah mengirimkan sejumlah pasukan darat ke wilayah Libanon selatan. Mereka dikerahkan pada Rabu 19 Juli dini hari waktu setempat untuk mencari terowongan dan senjata-senjata yang disembunyikan gerilyawan Hizbullah.Demikian pernyataan militer Israel tanpa memberikan rincian lebih jauh. Pengiriman pasukan darat ini terjadi setelah Israel mengindikasikan kemungkinan mengerahkan pasukan darat dalam jumlah besar ke Libanon selatan.Namun Duta Besar Israel untuk PBB Dan Gillerman membantah operasi tersebut merupakan bagian dari upaya Israel melancarkan invasi secara besar-besaran ke Libanon."Apa yang terjadi saat ini adalah sejumlah pasukan darat Israel berada sangat dekat dengan perbatasan Libanon, dan berusaha menghancurkan sejumlah markas Hizbullah," ujarnya kepada CNN, Rabu (19/7/2006)."Ini operasi yang sangat terbatas, sangat lokal," katanya. "Ini bukan invasi ke Libanon," tandasnya.Israel mengumumkan bahwa aksi militernya di Libanon akan berlangsung lama. Apalagi Israel mendapat dukungan dari pemerintah AS yang enggan menekan Israel untuk melakukan gencatan senjata.Sejauh ini, setidaknya 300 jiwa telah melayang di Libanon akibat bombardir Israel yang dimulai pekan lalu. Israel mulai menggempur Libanon setelah gerilyawan Hizbullah yang berbasis di Libanon menangkap dua tentara Israel.
(ita/)











































