Profil Raja Haji Ahmad, Sosok yang Muncul di Google Doodle

ADVERTISEMENT

Profil Raja Haji Ahmad, Sosok yang Muncul di Google Doodle

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Sabtu, 05 Nov 2022 18:41 WIB
Raja Haji Ahmad muncul sebagai ilustrasi Google Doodle 5 November 2022. Ilustrasi di Google Doodle itu menampilkan sosok pria berpeci hitam menggunakan kacamata, disertai gambar buku.
Raja Haji Ahmad di Google Doodle 5 November 2022 (Foto: Google Doodle)
Jakarta -

Raja Haji Ahmad muncul sebagai ilustrasi Google Doodle 5 November 2022. Ilustrasi di Google Doodle itu menampilkan sosok pria berpeci hitam menggunakan kacamata, disertai gambar sebuah buku.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Raja Haji Ahmad? Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Profil Singkat Raja Haji Ahmad

Raja Haji Ahmad adalah pahlawan Melayu. Dilansir situs resmi pemerintah Provinsi Riau, pemilik nama asli Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad itu lahir di Pulau Penyengat yang waktu itu masih daerah Riau pada tahun 1809.

Raja Ali Haji merupakan keturunan Bugis. Kakeknya yang bernama Raja Ali Haji adalah pahlawan Melayu-Bugis ternama yang pernah menjabat sebagai Yamtuan Muda atau Perdanan Menteri ke-4 dalam Kesultanan Johor-Riau.

Raja Haji Ahmad muncul sebagai ilustrasi Google Doodle 5 November 2022. Ilustrasi itu menampilkan pria berpeci hitam menggunakan kacamata, disertai gambar buku.Raja Haji Ahmad muncul sebagai ilustrasi Google Doodle 5 November 2022. Ilustrasi itu menampilkan pria berpeci hitam menggunakan kacamata, disertai gambar buku. (Foto: Google Doodle)

Sosok Raja Haji Ahmad, Sejarawan Hingga Penulis Terkenal

Sejak anak-anak, Raja Ali haji sering mengikuti perjalanan ayahnya ke berbagai daerah untuk berdagang dan termasuk pergi haji. Semenjak saat itu, ia tumbuh menjadi pemuda yang berwawasan luas. Raja Ali dikenal sebagai seorang sejarawan, cendekiawan, dan penulis terkenal yang memimpin kebangkitan sastra dan budaya Melayu pada abad ke-19.

Raja Haji Ahmad, Pangeran Riau Pertama yang Pergi Haji

Raja Ali Haji atau Raja Haji Ahmad adalah Pangeran Riau pertama yang menunaikan ibadah haji. Pada tahun 1821, ayahanda Raja Ali Haji, Raja Ahmad berencana menunaikan ibadah haji serta menuntut ilmu fiqih dan bahasa Arab bersama Raja Ali kecil dan beberapa sanak saudaranya.

Waktu itu, Raja Ali Haji baru berusia 13 tahun. Raja Ali kembali ke Riau setelah menuntut ilmu di tanah Arab untuk mempelajari ilmu fiqih dan ilmu bahasa Arab.

Kiprah dan Karya Raja Haji Ahmad dalam Dunia Sastra

Raja Ali Haji dikenal luas sebagai ulama, sejarawan, dan pujangga abad 19. Beberapa karya Raja Haji Ahmad yang terkenal adalah:

  • Syair Abdul Muluk 1847
  • Gurindam Dua Belas 1847
  • Tuhfat Al-Nafis 1865.

Karya lain Raja Haji Ahmad yang juga terkenal adalah dasar-dasar tata bahasa Melayu dalam buku Pedoman Bahasa yang menjadi standar bahasa Melayu. Bahasa Melayu baku ini kemudian ditetapkan sebagai bahasa nasional dalam Kongres Pemuda Indonesia 28 Oktober 1928, dan kini dikenal sebagai Bahasa Indonesia.

Gelar Raja Haji Ahmad

Raja Haji Ahmad mendapat Anumerta sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas kontribusinya pada bahasa, sastra, budaya Melayu, dan sejarah Indonesia. Anumerta itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI No. 089/TK/Tahun 2004.

Raja Haji Ahmad mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 5 November 2004. Pahlawan Raja Haji Ahmad wafat sekitar tahun 1872-1873 di Pulau Penyengat.

Simak juga 'Warna-warni Tempe Mendoan Mejeng di Google Doodle Hari Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(kny/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT