Warga Pangandaran Butuh Psikolog
Rabu, 19 Jul 2006 11:03 WIB
Pangandaran - Guna memulihkan kondisi kejiwaan warga, dibutuhkan bantuan psikolog menyusul bencana tsunami di Pangandaran. Trauma tsunami masih menggelayuti pikiran warga."Kepanikan warga menunjukkan perlunya bantuan psikologis," kata Humas Pemkab Ciamis, Wasdi di Posko Bencana Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat, Rabu (19/7/2006).Menurut dia, kepanikan warga dapat mencelakakan diri sendiri.Untuk itu, Wasdi mengimbau warga tetap tenang dan mendengarkan informasi dari posko bencana.Trauma warga Pangandaran terhadap tsunami terlihat pada Rabu pagi hari ini ketika mendengar teriakan ada tsunami susulan lantaran melihat ombak bergulung setinggi 2 meter di tengah laut.Warga pun lari tunggang-langgang dan menjerit histeris menyelamatkan diri dengan menjauhi pantai. BMG mencatat ada gempa 4,8 magnitude, namun dipastikan tidak menyebabkan timbulnya tsunami susulan.
(aan/)











































