Polisi Teriak Ada Gempa, Warga Babakan Pangandaran Panik
Rabu, 19 Jul 2006 10:38 WIB
Pangandaran - Warga Desa Babakan di pantai timur Pangandaran juga panik seperti warga lainnya di pesisir selatan Jawa. Pengumuman dari polisi bahwa ada gempa di Cilacap membuat mereka berlarian menyelamatkan diri.Kabar yang membuat panik ini dipicu oleh peluit panjang polisi yang berjaga di desa itu. Polisi juga berteriak-teriak,"Ada gempa! Ada gempa dari Cilacap!"Setelah memberi pengumuman itu, para polisi bukannya membantu warga yang sedang panik, tapi langsung pergi dengan menggunakan satu mobil truk Dalmas.Namun kepanikan warga mereda setelah kabar gempa yang diteriakkan aparat kepolisian itu tak terbukti. "Tenang....tenang, itu cuma isu," kata Slamet Rosnadi yang menjadi tokoh masyarakat desa setempat, Rabu (19/7/2006).Slamet pun langsung menggerutu mengomentari sikap para petugas polisi yang dinilainya tak patut itu. "Ini memutuskan pertempuran namanya, itu sama saja pengkhianat," geram Slamet yang juga pensiunan perwira TNI dan pernah bertugas di Timor Timur ini.Warga pun kembali melanjutkan aktivitasnya untuk mencari jasad para korban dan harta yang hilang.
(ahm/)











































