Waket MPR Ingatkan Manfaat Pramuka buat Santri di Acara Perpenas IV

ADVERTISEMENT

Waket MPR Ingatkan Manfaat Pramuka buat Santri di Acara Perpenas IV

Dea Duta Aulia - detikNews
Jumat, 04 Nov 2022 15:54 WIB
HNW
Foto: MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid MA (HNW) resmi membuka Perkemahan Pesantren Nasional (Perpenas) IV yang diikuti oleh 4 ribu pramuka di Cibubur, Jakarta, Kamis (3/11). Para anggota pramuka yang berasal dari ratusan pesantren di Indonesia ini turut diberikan sejumlah pembekalan materi kebangsaan.

Ia mengatakan ada sejumlah sejarah yang mesti diingat oleh para peserta. Sehingga generasi muda bisa melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih baik.

"Dengan menginternalisasikan pemahaman atas peristiwa-peristiwa sejarah itu, agar para santri bisa mempersiapkan diri melanjutkan peran yang sangat dinanti dan berguna mengawal perjalanan umat, bangsa dan negara mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka dengan peran kolaborasi dari para santri dan kiyai bersama tokoh-tokoh Bangsa Indonesia lainnya," kata Hidayat Nur Wahid dalam keterangan, Jumat (4/11/2022).

Tak hanya soal sejarah, ia mengatakan agar para peserta agar tidak malu untuk menjadi anggota pramuka. Sebab pramuka banyak menghadirkan kegiatan positif.

"Saat mengikuti kegiatan pramuka di Gontor dan kemudian di Madinah mendapatkan banyak sekali pelajaran dan pembiasaan yang sangat berharga. Dibiasakan untuk mandiri, percaya diri, juga dibiasakan kerja sama dalam satu grup untuk mengatasi rintangan maupun mensukseskan usulan dengan mengasah berbagai keterampilan. Ditanamkan juga rasa tidak takut, berani, dan mencoba segala hal yang baru bila membawa pada kebaikan," katanya.

Menurutnya, berkemah yang dilakukan oleh para Pramuka juga menghadirkan keseruan tersendiri. Pasalnya ketika berkemah biasanya diisi oleh serangkaian acara.

"Terasa nikmat dan penuh manfaat. Maka jadikan Perpenas sebagai kegiatan yang menyenangkan bukan yang membosankan, apalagi membebani yang membuat tidak nyaman," jelasnya.

Ia mendorong agar generasi muda aktif dalam kegiatan pramuka. Sebab kegiatan ini sejalan dengan tumbuh kembang dalam cita-cita luhur dan mulia. Serta mampu menempatkan generasi muda dalam satu bingkai yang benar dengan cara menanamkan rasa cinta Tanah Air dan agama.

"Dari kegiatan berpramuka seperti ini bisa menjadi sarana untuk melahirkan generasi yang membawa Islam sebagai rahmatan lil alamin, calon-calon ulama maupun zu'ama yang cinta Islam dengan memperdalam kaji dan ngaji, dan cinta NKRI," jelasnya.

Ia menambahkan agar para peserta yang mengikuti acara tersebut tidak menyia-nyiakan waktu ketika sedang belajar di pesantren. Sebab pesantren mengajarkan sejumlah ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat seperti etika, adab, ilmu, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

"Sebagai santri, bila melaksanakan pesan-pesan konstruktif seperti di atas, maka kita para santri, mempunyai pegangan yang kuat, baik dan benar, sehingga tidak bingung diombang-ambingkan berbagai isu maupun nilai-nilai yang tidak sesuai dengan jiwa santri, juga tidak sesuai dengan cita-cita Indonesia merdeka," ujarnya.

"Sehingga dengan santri berpramuka, maka para santri akan selalu mempunyai kegiatan yang bermanfaat serta nilai-nilai dasar dalam kehidupan, untuk melanjutkan peran para santri pejuang dan kiyai pahlawan-pahlawan bangsa dan negara Indonesia bersama seluruh komponen bangsa lainnya," tutupnya.

Simak juga 'Santri SMK Al-Fatah Banjarnegara Buat Alat Deteksi Longsor':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT