Tiba di Patung Kuda, Massa Aksi 411 Minta Orasi Depan Istana

ADVERTISEMENT

Tiba di Patung Kuda, Massa Aksi 411 Minta Orasi Depan Istana

Mulia Budi, Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 04 Nov 2022 14:53 WIB
Jakarta -

Rombongan massa aksi 411 tiba di kawasan Patung Kuda, Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka menuntut berorasi di depan Istana Merdeka.

"Kita sudah kasih surat pemberitahuan bahwa kita akan aksi di depan Istana. Kita aksinya di depan Istana," kata Ketua Persatuan Alumni 212, Slamet Ma'arif, di depan Patung Kuda, Jumat (4/11/2022).

Pantauan detikcom, Jumat (4/11), pukul 14.30 WIB, Jl Medan Merdeka Barat menuju Istana telah ditutup oleh pihak kepolisian. Namun massa aksi mengaku menunggu untuk diberi kesempatan berorasi di depan Istana.

"Oleh karenanya, kita masih sabar... agar kita menyampaikan aspirasi kita di depan Istana," ujar dia.

Massa tampak membawa sejumlah poster dan spanduk. Salah satunya bergambar Habib Rizieq Shihab.

Massa juga menyerukan yel-yel hingga memekikkan takbir.

Sebelumnya, massa aksi 411 menggelar salat Jumat berjemaah di Masjid Istiqlal. Kemudian, mereka long march dari Istiqlal menuju Patung Kuda.

Adapun rute yang mereka lewati antara lain Jl Katedral-Jl Pejambon-Jl Medan Merdeka Timur-Jl Medan Merdeka Selatan.


Aksi 411

Persaudaraan Alumni (PA) 212 melakukan demonstrasi di sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat. Sejumlah tokoh agama disebut akan hadir.

"Bahwa GNPR bersama seluruh elemen masyarakat akan bersama-sama mengadakan aksi damai, monumental, konstitusional, dan dilindungi undang-undang. (Aksi) akbar 411 yang insyaallah akan dilaksanakan pada hari Jumat, 4 November 2022," ujar Habib Muhammad bin Husein Alatas dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022).

Menantu Habib Rizieq Shihab itu juga mengajak masyarakat lain bergabung dalam aksi 411 yang berlangsung hari ini. Menurutnya, aksi 411 besok telah sesuai dengan aturan yang ada.

"Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu melaksanakan hak checks and balances terhadap jalannya pemerintahan melalui antara lain aksi turun ke jalan sebagai konsekuensi negara berdemokrasi," kata Husein.

(isa/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT