'Dilaporkan Tewas Kok Muncul'

Kisah Korban Gempa & Tsunami

'Dilaporkan Tewas Kok Muncul'

- detikNews
Rabu, 19 Jul 2006 09:06 WIB
Cilacap - Gempa dan tsunami yang menerjang di pantai selatan Pulau Jawa tidak melulu menyisakan cerita kepedihan. Hal-hal lucu dan unik bisa saja terjadi dan membuat orang terpingkal mendengarnya.Misalnya saja kisah dua kawan bertetangga Narjo (38), seorang nelayan, dan Mardiharjo (54), pengusaha kolam renang, di dusun Sodong, desa Karangbenda, Adipala, Cilacap. Cerita yang terjadi di antara keduanya akan sulit dilupakan.Mardiharjo yang pada saat tsunami menerjang pantai mengaku melihat Narjo berada di bibir pantai. Tak lama setelah itu, batang hidung Narjo tidak tampak lagi.Mardiharjo pun langsung panik. Tetangga yang dicintainya inipun langsung didaftarkannya sebagai korban meninggal di kelurahan pada Senin 17 Juli malam, bersama 16 korban tewas lainnya. Mardiharjo pun malam itu meninggalkan kelurahan dengan kesedihan.Namun kesedihan Mardiharjo hanya berlangsung semalam. Kesedihan langsung digantikan oleh rasa kaget bercampur senang. Keesokan paginya, Narjo tiba-tiba bertamu ke rumah Mardiharjo."Deneng kowe ora mati. Wis kadung tak daftarna mati, (Ternyata kamu tidak meninggal tho. Padahal sudah aku daftarin kamu meninggal)," ujar Mardiharjo dengan logat Banyumasannya.Dengan enteng Narjo pun menjawab "Bubare inyong ninggalna pantai, ombake teka, inyong sempet kenang banyu setitik (Sesaat air datang saya langsung meninggalkan pantai, gelombang lalu datang, saya sempat terkena air laut sedikit)," balasnya.Mardiharjo pun langsung mendatangi kelurahan untuk menghapus Narjo dari daftar korban meninggal. Tawa terus menerus meledak dari keduanya. Kisah lucu ini semakin mengakrabkan keduanya. (fjr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads