Jenazah Tidak Teridentifikasi akan Dimakamkan Massal
Rabu, 19 Jul 2006 09:07 WIB
Pangandaran -
Pemerintah Kabupaten Ciamis akan memakamkan secara bersamaan jenazah korban bencana gempa dan tsunami yang belum teridentifikasi di Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat."Setelah salat Dzuhur nanti kita akan makamkan semua jenazah yang belum teridentifikasi di TPU Pamugaran," ujar Kabag Humas Pemkab Ciamis, Wasdi, kepada wartawan di Pantai Pangandaran, Rabu (19/7/2006).Hal ini dilakukan karena sudah tiga hari ini belum ada keluarga korban yang mengenali dan mengambil mereka. "Sengaja kita tunda hingga siang karena kita masih memberi batas waktu agar keluarga korban dapat mengenali," tuturnya.Untuk teknik pelaksanaan pemaakaman, Posko Penanggulangan Bencana akan bekerja sama dengan KUA Pangandaran dan sejumlah relawan keagamaan."Kita akan laksanakan semuanya sesuai syariat Islam. Satu jenazah dengan satu liang lahat. Sebelumnya jenazah akan kita solatkan dan mandikan di Masjid Agung Pangandaran," terang dia.Wasdi menginformasikan, hingga saat ini ada 28 jenazah yang belum teridentifikasi. Saat ini jenazah disimpan di kontainer pendingin bersuhu minus 40 derajat celcius milik pengusaha udang bernama Susi Pujiastuti.
(fjr/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































