Kemlu Ungkap Kondisi Terkini 2 WNI Korban Luka Tragedi Itaewon

ADVERTISEMENT

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini 2 WNI Korban Luka Tragedi Itaewon

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 03 Nov 2022 14:17 WIB
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha.
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha (Dok. Kemlu RI)
Jakarta -

Perayaan halloween di Itaewon, Korea Selatan, memakan korban jiwa sebanyak 153 orang. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengatakan 2 warga negara Indonesia (WNI) yang mengalami luka-luka saat ini telah pulang dari rumah sakit.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan KBRI Seoul telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat mengenai insiden ini. Pada insiden ini, terdapat 2 WNI yang terluka.

"Terkait dengan tragedi di Distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan, yang terjadi pada tanggal 29 Oktober yang lalu, KBRI Seoul telah melakukan koordinasi dengan otoritas setempat sebagaimana kami sampaikan bahwa dari total jumlah korban yang ada, baik yang meninggal maupun luka-luka ada 2 WNI kita yang mengalami jadi korban, dalam hal ini adalah korban luka-luka," kata Judha dalam jumpa pers virtual, Kamis (3/11/2022).

Judha mengatakan 2 WNI tersebut telah pulang dari rumah sakit. Kondisi 2 WNI itu saat ini telah sehat.

"Dua orang tersebut telah dalam keadaan baik dan telah keluar dari rumah sakit. Tidak ada informasi tambahan terkait dengan WNI yang terdampak dari kejadian tersebut," jelasnya.

Judha mengatakan KBRI Seoul terus berkoordinasi dengan otoritas setempat mengenai perkembangan tragedi Itaewon ini. Hingga kini belum ada tambahan WNI yang menjadi korban.

"KBRI juga terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan juga dengan persatuan pelajar yang ada di Korea Selatan mencari informasi yang lain. Namun saat ini tidak ada informasi tambahan. Status terakhir adalah 2 WNI yang terdampak luka dan kondisinya sudah sehat," sebut dia.

Tragedi Itaewon

Kejadian maut di Itaewon, Korea Selatan, disebabkan oleh kerumunan pengunjung saat perayaan Halloween 2022. Keramaian di gang sempit Itaewon membuat banyak pengunjung mengalami cardiac arrest atau henti jantung. Petugas medis dan warga di sekitar lokasi langsung melakukan CPR (cardiopulmonary resuscitation) untuk membantu para korban.

Selain kerumunan yang membeludak, tragedi Itaewon disebabkan oleh bentrokan di tengah kerumunan massa. Pengunjung pun banyak yang dilaporkan menggunakan narkoba.

"Pertama-tama, ada orang yang menggunakan narkoba dan mereka bentrok dengan orang lain yang menyebabkan cedera. Kantor polisi sangat ramai," ungkap seorang saksi mata, Park Jung-Hoon, dikutip detikcom, Senin (31/10).

Berdasarkan laporan dari Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korsel, 153 orang tewas akibat kasus Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Di antara 153 orang yang tewas, ada 20 warga negara asing.

"Polisi mengatakan 141 dari 153 orang yang diketahui tewas telah diidentifikasi dan keluarga mereka telah diberitahu," demikian laporan dari kantor berita Korea Selatan Yonhap, dikutip detikcom, Senin (31/10).

(lir/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT