1.392 Prajurit TNI Dikerahkan ke Pangandaran
Selasa, 18 Jul 2006 22:55 WIB
Jakarta - Guna membantu korban gempa dan tsunami di Pangandaran dan sekitarnya, TNI mengerahkan 1.392 prajuritnya. Pasukan yang dikerahkan dikirim dari Kodam III/Siliwangi dan Kodam IV/Diponegoro.Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Muda TNI Mohammad Sunarto, seperti dalam rilisnya yang diterima detikcom, Selasa (18/7/2006).Menurut Sunarto, pengerahan pasukan TNI merupakan perintah langsung Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto kepada Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Sriyanto dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Agus S setelah terjadi gempa, Senin (17/7/2006) kemarin."Atas perintah Panglima TNI tersebut, Pangdam langsung memerintahkan dan mengerahkan segenap satuan jajarannya, khususnya yang berada di daerah bencana untuk memberikan bantuan," ujar Sunarto.Kodam III/Siliwangi sendiri telah mengerahkan 1.392 personilnya. Mereka terdiri dari 105 prajurit Yonif 301, 350 prajurit Yonif 323, 10 prajurit Kodim 0613/Ciamis, 82 prajurit Yon Zipur-3.40 prajurit Perhubungan Kodam, 45 prajurit Kesrem Garut, 25 prajurit Kesdam III/Siliwangi, 45 prajurit Denkes Garut, 22 prajurit Bekang Kodam III/Siliwangi.80 prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya, 35 prajurit Korem 062/TN, 117 prajurit Brigif 13/Kostrad. Sementara, Kodam IV/Diponegoro mengerahkan 525 orang, yang terdiri dari 310 prajurit Yonif 405 dan 215 prajurit Yonif 407.Selain personel, TNI juga telah mengerahkan sejumlah peralatan diantaranya 5 ambulance, 3 drum truk, 5 truk, 2 tenda kesehatan, 1 becho, 1 loader, 2 dapur lapangan, 200 velbet (tempat tidur lipat), 3 genset dan obat-obatan.Sementara TNI AU dengan menggunakan pesawat Fokker-27 telah melakukan pemotretan udara di sekitar daerah bencana. TNI AU juga menyiagakan 1 helikopter Colibri dan 1 helikopter superpuma di Lanud Wiryadinata Tasikmalaya, termasuk satu tim SAR yang terdiri dari 22 personel Paskhas.
(zal/)











































