WNI Perampok Toko Ditahan Polisi Jepang, KBRI Beri Pendampingan Hukum

ADVERTISEMENT

WNI Perampok Toko Ditahan Polisi Jepang, KBRI Beri Pendampingan Hukum

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 03 Nov 2022 05:19 WIB
Kemenlu RI memastikan 14 anak buah kapal (ABK) Indonesia di kapal Long Xing milik China yang bersandar di Korea Selatan akan dipulangkan pada 8 Mei 2020. Kepulangan para awak kapal tersebut dilakukan setelah sebelumnya melewati proses karantina wajib.
Judha Nugraha (Foto: 20detik)
Jakarta -

Seorang warga negara Indonesia (WNI) Regi Carles Farah (25) ditangkap polisi karena merampok sebuah toko waralaba di Tokyo, Jepang. Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo berkoordinasi dengan kepolisian Jepang mengenai peristiwa itu.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan KBRI Tokyo telah menerima informasi mengenai WNI yang melakukan aksi perampokan di convenient store di Tokyo.

"KBRI segera berkoordinasi dengan Kantor Kepolisian wilayah Komagome dan Akabane dan terkonfirmasi bahwa seorang WNI dengan inisial RSY diduga melakukan aksi perampokan di convenient store Lawson di Tokyo," kata Judha kepada wartawan, Rabu (2/11/2022).

Judha mengatakan pelaku saat ini ditahan di kantor polisi. KBRI pun menugaskan pengacara untuk mendampingi pelaku.

"Yang bersangkutan saat ini ditahan di Kantor Polisi Akabane. Pengacara telah ditugaskan untuk mendampingi yang bersangkutan. KBRI Tokyo telah mendapat akses kekonsuleran untuk menemui yang bersangkutan pada hari Jumat, 4 November 2022," katanya.

WNI Terlibat Perampokan di Tokyo

Perampokan terjadi pada Jumat (28/10). Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo Ali Sucipto membenarkan kasus kejahatan yang dilakukan seorang WNI itu.

"Ya, benar," kata Ali Sucipto saat dihubungi, seperti dilansir Antara, pada Rabu (2/11).

Dia menambahkan pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan menghubungi dan berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

"Kita akan kontak dengan pihak kepolisian Jepang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terlebih dahulu," katanya.

Pelaku mengambil uang tunai dari kasir dan mengancam seorang karyawan wanita dengan semprotan deodoran dan korek api. Pelaku membawa kabur uang tunai sekitar 35.000 yen (Rp 3,6 juta) dan aksinya terekam kamera pengawas (CCTV).

(lir/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT