Trauma Tsunami, Nelayan Cilacap Enggan Melaut

Trauma Tsunami, Nelayan Cilacap Enggan Melaut

- detikNews
Selasa, 18 Jul 2006 18:23 WIB
Cilacap - Nelayan Cilacap masih terbayang-bayang kejadian tsunami yang terjadi Senin (17/7/2006) kemarin. Mereka mengaku tak melaut hingga beberapa hari ke depan. "Rasanya kami seperti merasakan tsunami di Aceh. Ombak bergulung-gulung begitu menakutkan," kata nelayan Pantai Teluk Penyu, Yanto (36), kepada detikcom, Selasa (18/7/2006) sore. Pada saat gelombang pasang tsunami, Yanto sedang berada di pantai dan menyaksikan gulungan ombak besar. Dia batal melaut meski sudah menyiapkan perahunya di bibir pantai. "Untung saja saya sempat berlari ke darat. Gelombang terhenti di tanah yang menjorok ke pantai," lanjutnya. Hal yang sama juga diungkapkan nelayan asal Mertasari Lengkong, Cilacap Utara, Nakun (29). Menurut dia, nelayan masih belum bisa melupakan bagaimana air laut menerjang perahu-perahu yang ditambatkan di bibir pantai. "Perahu kami terlempar jauh karena gelombang pasang. Ada yang rusak parah. Untung saja tak ada nelayan yang jadi korban jiwa maupun luka," katanya. Dari pantauan detikcom, nelayan di pantai selatan Cilacap tak beraktivitas sebagaimana biasanya. Mereka hanya duduk-duduk di tepi pantai. Perahu-perahu ditambatkan, bahkan perahu yang rusak diterjang tsunami pun dibiarkan begitu saja. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads