Polisi Duga Mortir di Rumah Warga Serang Peninggalan Zaman Belanda

ADVERTISEMENT

Polisi Duga Mortir di Rumah Warga Serang Peninggalan Zaman Belanda

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 01 Nov 2022 21:43 WIB
Tim Jibom Polda Banten evakuasi mortir di rumah warga di Serang.
Tim Jibom Polda Banten evakuasi mortir di rumah warga di Serang. (Dok. Polda Banten)
Jakarta -

Pertengahan Oktober lalu ditemukan mortir di rumah Arsiah nenek berusia 98 tahun di lingkungan Kaujon Masjid Kuno, Kota Serang. Mortir itu diduga peninggalan dari masa penjajahan Belanda di Indonesia.

Mortir yang ditemukan di rumah nenek Arsiah itu sudah dihancurkan oleh tim Gegana Brimob Polda Banten. Penghancuran itu dilakukan di tanah kosong di Bojonegara, Serang.

"Bom tersebut diduga kuat sebagai sisa peninggalan penjajah," kata Dansat Brimob Polda Kombes Dede Rojudin dalam keterangannya, Selasa (1/11/2022).

Penghancuran bom atau disposal itu dilakukan di tempat kosong sesuai SOP. Ini untuk menghindari adanya korban jiwa saat mortar dihancurkan.

Bom itu memang ditemukan warga di rumah Arsiah. Waktu itu, warga bernama Tohir yang biasa membantu memasak untuk makan si nenek kaget saat mengambil plastik di atas lemari.

"Saat diambil plastik warna putih di atas lemari dan setelah dibuka ada 1 mortir," kata Kapolsek Serang AKP Tedy Heru waktu itu.

Saksi kemudian lapor ke RT. Tidak lama, pihak RT juga melapor ke Bhabinkamtibmas.

"Saat ini sedang pendalaman tim Gegana perihal mortir dan dibawa ke Mako Brimob," ujarnya.

(bri/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT