Sugiharto Perintahkan Irjen BUMN Periksa Korupsi Jamsostek

Sugiharto Perintahkan Irjen BUMN Periksa Korupsi Jamsostek

- detikNews
Selasa, 18 Jul 2006 15:15 WIB
Jakarta - Jamsostek kembali panas. Setelah ramai didemo serikat pekerjanya, direksi Jamsostek kembali digulirkan isu tak sedap. Mereka dituding melakukan korupsi.Alhasil Menneg BUMN Sugiharto -- Kementerian BUMN sebagai 'induk' Jamsostek -- memerintahkan pejabat di Inspektorat Jenderal BUMN untuk memeriksa kasus dugaan korupsi ini lebih mendalam."Saya dengar suasananya sudah jauh lebih kondusif, tetapi tidak cukup di situ karena ada pengaduan. Saya akan turunkan inspektorat saya untuk memeriksa kalau memang ada unsur pidana atau KKN di Jamsostek," ujar Sugiharto di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (18/7/2006).Menurut Sugiharto, sampai saat ini tidak ada satu file laporan pun yang menjelaskan tentang KKN di tubuh Jamsostek. Oleh karena itu dia menilai laporan Serikat Pekerja (SP) Jamsostek ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya pengaduan kekesalan.Namun Sugiharto melihat, dalam pengaduan itu ada konspirasi berdasarkan temuan beberapa dokumen berupa surat edaran yang ditandatangani oleh serikat pekerja. Isi dokumen itu antara lain menginginkan pembentukan Direksi Jamsostek yang baru."Menurut saya itu tidak pantas karena untuk membentuk direksi dan komisaris ada pada pemerintah RI. Saya kira itu indikasi kurang terpuji," papar Sugiharto.Sugiharto berharap surat yang ditemukannya itu bukan surat palsu. Oleh karena itu pihaknya akan mendalami kasus Jamsosotek itu.Ketika ditanya apakah konspirasi itu untuk menjatuhkan Dirut Jamsostek Iwan Pontjowinoto, Sugiharto memilih untuk tidak ingin memperkeruh suasana."Saya tidak ingin mendalami, lebih baik asas praduga tak bersalah. Saya juga tidak mau masuk terlalu dalam ke perseroan karena pengelolaan sudah dilimpahkan ke direksi dan pemerintah menunjuk pengawas yaitu dewan komisaris," kilah Sugiharto. (ahm/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait