Jerit Tangis Warnai Evakuasi Korban Tsunami di Cilacap

Jerit Tangis Warnai Evakuasi Korban Tsunami di Cilacap

- detikNews
Selasa, 18 Jul 2006 09:14 WIB
Cilacap - Jeritan histeris dan tangis haru mewarnai jalannya proses evakuasi korban tsunami di Desa Karang Benda, Kecamatan Adipala, Cilacap. Hingga pukul 08.30 WIB, Selasa (18/7/2006), sebanyak 11 korban berhasil ditemukan.Mereka yang histeris termasuk Kasno (37), warga Kampung Sodong. Dia tak kuasa menahan tangisnya ketika warga yang dibantu Tim SAR dan aparat TNI AL berhasil menemukan ayahnya, Karta (55).Ketika ditemukan, tubuh Karta tertutup lumpur sawah dan dalam keadaan tertelungkup. Kasno mengaku terakhir bertemu ayahnya pada pukul 15.00 WIB Senin 17 Juli kemarin sore. Waktu itu ayahnya hendak ke sawah dengan membawa cangkul.Jarak antara sawah dengan laut hanya sekitar 100 meter. Ketika tsunami menerjang, kemungkinan besar Karta tidak sempat menyelamatkan diri. Sedangkan Kasno bersama keluarganya berlari ke arah Gunung Selok yang berjarak 1 km dari rumahnya.Hingga pukul 09.00 ratusan warga Kampung Sodong dan sekitarnya masih terus melakukan pencarian. Mereka membentuk beberapa kelompok untuk menyisir pantai sepanjang 3 km itu.Tercatat 16 warga desa ini yang tewas. Korban tewas disemayamkan di kantor Desa Karang Benda. Pukul 10.00 WIB nanti jenazah akan dimandikan dan dikafani. Menurut rencana, penguburan dilakukan usai salat dzuhur, namun belum diketahui di mana mereka dikuburkan. (bal/)


Berita Terkait