Warga Pangandaran Sibuk Mengais Barang Berharga
Selasa, 18 Jul 2006 08:49 WIB
Ciamis - Warga di Pantai Barat Pangandaran, Ciamis, mulai kembali ke warung dan rumahnya begitu fajar menyingsing. Mereka mencoba mengais sisa barang mereka yang masih dapat dimanfaatkan.Belasan orang tampak berusaha mengangkat dan menepikan reruntuhan. Ada yang mengambil TV, radio, pakaian, botol minuman, barang dagangan, bahkan sepeda motor.Ponijo (60) tampak serius mengais-ngais reruntuhan warungnya. Dia mengaku mencari uang Rp 2 juta dan emas 15 gram dalam bentuk cincin dan kalung. Hartanya ini disimpan dalam lemari warungnya, diselipkan di dalam Al Qur'an."Sejak 2,5 tahun lalu saya sudah mengumpulkannya untuk nanti membeli motor," ungkap Ponijo kepada detikcom, Selasa (18/7/2006).Ponijo selamat karena sempat melarikan diri saat tsunami terjadi. Keluarganya juga selamat karena tinggal cukup jauh dari pantai, sedangkan warung Ponijo hanya 500 meter dari bibir pantai."Yang bahaya itu gelombang kedua setinggi 6 meter dan menggulung 500 meter hingga ke darat. Saya hanya tergenang sebatas pinggang," tuturnya.Ponijo berharap dapat berdagang kembali di Pantai Barat Pangandaran jika sudah memiliki modal. "Itu juga kalau uang dan emasnya ketemu," tandasnya.
(fay/)











































