Ganjarist Nilai Ada Upaya Adu Domba di Balik Isu Jokowi Ketum PDIP

ADVERTISEMENT

Ganjarist Nilai Ada Upaya Adu Domba di Balik Isu Jokowi Ketum PDIP

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 30 Okt 2022 16:14 WIB
Deklarasi Relawan Ganjarist, pendung Ganjar Pranowo
Foto: Dok. Ganjarist
Jakarta -

Sejumlah kelompok relawan Ganjar Pranowo menuding adanya upaya adu domba di balik isu doa untuk Jokowi menjadi Ketua Umum PDIP periode 2024-2029. Mereka menyatakan isu tersebut bukan berasal dari relawan Ganjar.

Isu untuk Jokowi menjadi Ketum PDIP Periode 2024-2029 itu pertama kali digulirkan oleh organ yang mengatasnamakan Relawan Koalisi Aktivis dan Milenial Indonesia untuk Ganjar Pranowo atau KAMI Ganjar. Sekretaris Jenderal Relawan Ganjarist Kris Tjandra mempertanyakan siapa sesungguhnya Relawan KAMI Ganjar.

"KAMI Ganjar itu siapa? Selama kami bergerak dan bertukar pikiran dengan banyak organ relawan Pak Ganjar Pranowo, tidak pernah sekalipun kami mendengar nama itu. Namanya saja tidak pernah dengar apalagi pergerakannya," sebut Kris Tjandra dalam keterangan tertulis, Minggu (30/10/2022).

Kris mensinyalir ada penyusup atau relawan siluman yang sengaja mengatur orkestrasi isu itu dengan tujuan mengadu domba antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ganjar Pranowo dan Joko Widodo sebagai kader partai.

"Kalau bukan adu domba, apalagi niatannya? Pak Ganjar dan Pak Jokowi tentu tahu dong aturan partai, bagaimana mekanisme seorang ketua umum dipilih dan tetapkan. Jelas-jelas ini isu ngawur yang jadi agenda dari relawan siluman," cetus Kris.

Menurut Kris, relawan Ganjar Pranowo seharusnya bersinergi dengan partai. Ia menggarisbawahi yang bisa mengusung seseorang sebagai capres adalah partai, bukan relawan.

"Justru kami menghormati PDIP karena Pak Ganjar juga kadernya Ibu Mega. Kami percaya PDIP sebagai partai besar nanti akan mengusung Pak Ganjar. Maka kami justru berharap berjalan seiring sejalan dengan partai. Maka kalau ada yang bersikap berseberangan, patut dicurigai sebagai penyusup," tegas Kris.

Ketua DPP Sahabat Ganjar Gus Nahib Shodiq menjabarkan selama ini PDIP selalu menggunakan mekanisme kongres dalam penentuan ketua umum, dan yang memiliki suara pemilihan adalah DPC. Dengan kejelasan aturan tersebut, kata dia, tidak ada ruang bagi relawan mencampuri urusan partai.

"Kami sadar diri kok sejak awal, tidak punya hak dan wewenang urusan kepartaian. Jadi jika ada yang mengatasnamakan relawan berstatemen seperti itu, namanya ngawur dan tidak tahu aturan," ungkap Gus Nahib.

Gus Nahib menduga ada orang suruhan yang dikirim khusus untuk memperkeruh hubungan antara Megawati, Ganjar, dan Jokowi.

"Bisa jadi itu penyusup mengatasnamakan relawan Ganjar yang berniatan memperkeruh suasana dan hubungan ketua umum dengan kadernya," sebut Gus Nahib.

Sementara itu, Ketua Balad Kang Ganjar Hendri Kurniawan yang punya basis masa kiai dan santri di Jawa Barat berharap agar siapapun tetap menjalankan politik yang santun. Ia berpesan agar jangan sampai adu domba dijadikan alat untuk mencapai kekuasaan.

"Ini pelajaran buat kita semua agar tetap waspada dan saling menjaga. Janganlah cara-cara adu domba digunakan. kalau memang KAMI Ganjar itu benar-benar ada, sudah melakukan apa saja? Jadi itu cuma adu domba saja," ujar Hendri.

Simak juga 'Hasto Sebut Ada Pendukung Jokowi Tapi Dekat Sama Parpol Suka Kritik':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT