Cak Imin: Teknologi Kita Terlambat, Pandemi Selesai Baru Temukan Vaksin

ADVERTISEMENT

#DemiIndonesia

Cak Imin: Teknologi Kita Terlambat, Pandemi Selesai Baru Temukan Vaksin

Wildan Noviansyah - detikNews
Sabtu, 29 Okt 2022 20:03 WIB
Menkeu Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar jadi pembicara di #DemiIndonesia. Begini momennya.
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menilai teknologi Indonesia dalam menangani COVID-19 terlambat. Cak Imin mengatakan banyak teknologi yang digunakan untuk menangani pandemi didatangkan dari luar negeri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Cak Imin saat menjadi pembicara dalam acara gerakan #DemiIndonesia yang diinisiasi oleh detikcom. Cak Imin awalnya berbicara soal teknologi di Indonesia, termasuk dalam hal penanganan pandemi COVID-19

"Teknologi ini kita terlambat. Seluruh penanganan COVID-19 semuanya teknologi impor, jarang, hanya beberapa poin yang dalam negeri. Vaksin saja, pandemi saja sudah selesai vaksin baru kita temukan," kata Cak Imin di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Sabtu (29/10/2022).

Ketum PKB ini mengatakan ke depan pemerintah Indonesia dan termasuk masyarakat harus lebih peduli terkait kemajuan teknologi untuk menjaga ketahanan Indonesia. Termasuk dalam hal ini yang mendukung di bidang kesehatan.

"Menurut saya, investasi yang ketiga itu pemerintah Indonesia memilih teknologi, dan kaum muda mengkonsentrasikan diri menguasai teknologi untuk ketahanan negeri Indonesia. Spesifikasi teknologi yang ditempuh tentu yang men-support kemandirian kita di bidang kesehatan, di bidang teknologi digital dan seterusnya yang berbasis kemandirian teknologi," ujarnya.

Sebab, kalau tidak dilakukan, hal tersebut dinilai akan membuat Indonesia akan terpengaruh oleh guncangan global. Dalam hal ini pemerintah Indonesia harus mulai berinvestasi di bidang teknologi.

"Karena kalau nggak kita dalam guncangan global yang kacau itu kita akan terpengaruh karena tidak mandiri dalam bidan teknologi. Pemerintah harus Investasikan juga di bidang teknologi, kaum muda juga harus inisiatif dan meningkatkan kemampuan di bidang temuan teknologi," jelasnya.

Acara #DemiIndonesia bersama GoTo ini dipersembahkan oleh detikcom dan didukung oleh J99 Corp & PLN.

(rfs/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT