Genangan Air Laut di Daratan Pangandaran Sudah Surut
Senin, 17 Jul 2006 22:14 WIB
Jakarta - Situasi di Pangandaran, Kabupaten Ciamis masih memprihatinkan. Akibat tsunami, puluhan korban tewas. Untuk sementara ada 38 korban tewas. Namun, masih banyak warga yang kehilangan anggota keluarganya. Sementara, genangan air laut saat ini sudah surut. Akibat tsunami, gelombang air laut tampak tinggi. Air laut membanjiri daratan dan masuk ke pemukiman. Di Pangandaran, air laut menggenangi daratan hingga mencapai 3 KM. Namun, Senin (17/7/2006) malam ini, genangan air sudah kembali surut. Genangan air di lokasi yang tidak jauh dari bibir pantai yang sebelumnya mencapai pinggang, kini perlahan-lahan surut. "Saat ini air sudah surut, sebelumnya ketinggian air sempat mencapai pinggang, kemudian surut sampai lutut, dan sekarang sudah normal lagi," tambah Yuyun, salah seorang wartawan media lokal. Informasi yang sama juga disampaikan Opik, warga Pangandaran yang malam ini masih bertahan di Wisma Nusa, sekitar 300 meter dari bibir pantai. "Air sudah mulai surut. Sejumlah warga keluar dan mengevakuasi korban tewas dan menolong korban luka," kata dia. Sementara itu, perumahan penduduk yang terletak di sepanjang Pantai Pangandaran yang sebagian besar merupakan bangunan semi permanen, mayoritas roboh diterjang ombak tsunami. Begitu juga dengan hotel-hotel dan wisma yang berada di pinggir pantai.
(asy/)











































