Tsunami, Bongkar Muat BBM di Pelabuhan Cilacap Terhenti
Senin, 17 Jul 2006 20:42 WIB
Jakarta -
Akibat gelombang tsunami, kapal-kapal Pertamina dan kapal asing yang bersandar di Pelabuhan Pertamina, Cilacap terlepas dari talinya. Bongkar muat BBM di pelabuhan tersebut langsung terhenti. Informasi ini disampaikan Toto Sugiarto, yang saat tsunami sedang berada di sekitar Pelabuhan Pertamina, Cilacap. Dalam e-mailnya kepada detikcom, Senin (17/7/2006), Toto menyampaikan saat gelombang pasang terjadi, sedang dilakukan bongkar muat BBM di pelabuhan tersebut."Kondisi kapal-kapal Pertamina dan asing yang sandar di pelabuhan Pertamina, tali tambatnya banyak yang putus dan ini menyebabkan pelaksanaan bongkar muat minyak mentah dan BBM harus dihentikan sementara," ujar dia.Toto juga menyampaikan sebagian penduduk sekitar pantai panik. "Ada yang berlari mengungsi ke daerah lebih tinggi sekitar bandara Tritih Cilacap yang mengakibatkan jalanan macet. Tapi tidak sedikit yang pasrah dan tetap waspada, terutama warga Pertamina yang tinggal di komplek perumahan," kata Toto.Air laut sekitar pantai terlihat surut dan lebih dalam dibanding biasanya. "Dan kadang-kadang secara mendadak pasang, kemudian surut lagi dan berulang pasang," ujar Toto. Kondisi terakhir yang dipantau Toto, air laut tampak surut cukup signifikan tidak seperti kondisi normal sebelum terjadinya gempa. Akibat pasang surut air laut, banyak kapal nelayan yang terbalik ketika bersandar di pantai.
(asy/)










































