Panik Saat Ngungsi, 18 Orang Terluka Akibat Kecelakaan
Senin, 17 Jul 2006 20:10 WIB
Jakarta - Pantai Lohgending atau yang dikenal Pantai Ayah di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah terkena terjangan gelombang tsunami. Sekitar 2.000 orang mengungsi. Saat panik mengungsi, kecelakaan lalu lintas terjadi. 18 Orang terluka. Informasi ini disampaikan salah seorang anggota Patroli Samapta Polsek Pantai Ayah Bripda Misrofa saat dihubungi detikcom, Senin (17/7/2006) pukul 18.30 WIB. Hingga saat ini, kepanikan masih melanda kawasan ini. Para penduduk yang mengungsi ini tinggal di sekitar Pantai Ayah, Desa Karangduwur dan Desa Pasir. Mereka naik ke atas perbukitan yang ada di sekitar pantai Ayah. Belum ada laporan mengenai korban tewas akibat tsunami ini. "Nasib rumah penduduk yang ditinggalkan mengungsi tidak diketahui kabarnya, apakah terendam air atau tidak, karena warga masih takut untuk mendekat ke arah bibir pantai," ujar dia. Menurut Misrofa, saat mengungsi, kecelakaan lalu lintas sempat terjadi. Kecelakaan ini terjadi akibat para warga panik saat mengungsi. Sebagian warga mengungsi dengan kendaraan. Ada pula yang berlarian. "Tercatat 18 orang luka-luka ringan karena kecelakaan di jalan. Kecelakaan terjadi, karena warga panik saat mengungsi," kata Misrofa. Saat ini para relawan PMI sudah sampai di sekitar Pantai Ayah untuk mencari kemungkinan adanya korban jiwa. Sementara itu, pasokan listrik di kawasan Pantai Ayah masih lancar.
(asy/)











































