Tsunami di Cilacap, LP Permisan Dilanda Kepanikan
Senin, 17 Jul 2006 19:35 WIB
Semarang - Kawasan Nusakambangan, Cilacap juga dilanda tsunami. Untuk sementara, dua napi yang menghuni LP Permisan, Nusakambangan hilang terbawa ombak. Saat ini, LP Permisan masih dilanda kepanikan. "Sekarang di LP Permisan masih panik akibat tsunami ini," kata Kepala Kepala Kanwil Departemen Hukum dan HAM Jawa Tengah, Ngusman, saat dihubungi detikcom, Senin (17/7/2006) pukul 19.00 WIB.Menurut Ngusman, dari 4 LP yang ada di Nusakambangan, LP Permisan yang paling rawan. Sementara tiga LP lainnya, LP Batu, LP LP Besi, dan LP Kembangkuning relatif aman. LP Permisan terletak di paling ujung selatan, yang paling dekat dengan laut. Terkait dengan tsunami ini, Ngusman mengaku sudah memerintahkan Kepala LP Permisan untuk segera memindahkan para napi ke tiga LP yang aman itu. Prioritas utama pemindahan, adalah para napi yang mendapat hukuman berat. "Saya sudah memerintahkan LP Permisan untuk memindahkan seluruh napi yang mendapat hukuman berat, seperti hukuman mati, seumur hidup dan di atas 20 tahun untuk segera ditarik ke tiga LP lainnya," ujar Ngusman. Ngusman belum mendapat informasi banyak tentang hal ini. Sebab, situasi di LP Permisan masih dilanda kepanikan. "Saya juga sudah memerintahkan Kepala Lapas Jawa Tengah untuk ke lokasi dan langsung memantau di sana," kata dia.
(asy/)











































