PLBN Skouw Dibuka Usai 2 Tahun Tutup, TNI Berperan Aktif

ADVERTISEMENT

PLBN Skouw Dibuka Usai 2 Tahun Tutup, TNI Berperan Aktif

Elvan Sutrisno - detikNews
Kamis, 27 Okt 2022 15:56 WIB
Satgas Pamtas dari Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti (Riau) menjaga tapal batas RI-Papua Nugini, menjaga PLBN Skouw. (Dok TNI)
Satgas Pamtas dari Batalion Infanteri 132/Bima Sakti (Riau) menjaga tapal batas RI-Papua Nugini, menjaga PLBN Skouw. (Foto: dok. TNI)
Jakarta -

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Muara Tami, Jayapura, kembali dibuka setelah tutup selama dua tahun. PLBN ini merupakan perbatasan antara Papua di Indonesia dengan Papua Nugini.

Saat ini, perbatasan negara di lokasi ini dijaga oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) dari Batalion Infanteri 132/Bima Sakti dari Provinsi Riau. Serah terima dari Satgas Pamtas sebelumnya dilaksanakan pada 20 Oktober lalu.

Pada Minggu (24/10) lalu, pejabat Papua Nugini mengunjungi PLBN Skouw. Satgas Pamtas menjaga dengan cermat keamanan di lokasi.

"Pada hari ini (24/10) Satgas Pamtas Yonif 132/BS telah melakukan pengamanan terhadap para pejabat negara PNG yang melakukan lintas batas dan berperan aktif dalam peresmian pembukaan PLBN Skouw Provinsi Papua setelah kurang lebih 2 tahun ditutup akibat pandemi COVID-19 yang menyerang bumi Indonesia," kata Wakil Komandan Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 132/Bma Sakti Mayor Inf Zulfikar Rakita Dewa, dalam keterangan tertulisnya, diterima detikcom pada Kamis (27/10/2022).

Dikatakan oleh Wadansatgas secara terperinci bahwa setelah rombongan Gubernur Provinsi Wewak PNG menuju PLBN Skouw Netral Zone tiba di PLBN Skouw Netral Zone, dilanjutkan dengan kegiatan peresmian pembukaan pagar perbatasan Skouw RI-PNG secara simbolis.

"Satgas Pamtas Yonif 132/BS melakukan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan oleh negara dengan melaksanakan pengamanan dan monitoring perlintasan keluar dan masuk wilayah Indonesia yang terdiri atas rombongan Gubernur Provinsi Sepik/Sandaun Barat Bapak Tonny Wouwou serta 21 orang WNA asal PNG yang dipimpin oleh Mr Roni Sitompul selaku supervisor Imigrasi Wilker Skouw dan dua orang WNI," ungkap Mayor Inf Zulfikar.

Satgas Pamtas dari Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti (Riau) menjaga tapal batas RI-Papua Nugini, menjaga PLBN Skouw. (Dok TNI)Satgas Pamtas dari Batalion Infanteri 132/Bima Sakti (Riau) menjaga tapal batas RI-Papua Nugini, menjaga PLBN Skouw. (Foto: dok. TNI)

Rombongan WNA PNG melaksanakan kegiatan sesuai dengan prosedur lintas batas, yaitu pemeriksaan kesehatan, barang bawaan, serta dokumen oleh Tim Karantina Kesehatan, Bea-Cukai, serta Imigrasi Wilker Skouw.

"Kedatangan tamu negara pada momentum yang luar biasa ini bertepatan dengan berakhirnya acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2022 di Jakarta," tambahnya lagi.

Pada kesempatan tersebut hadir dari perwakilan Indonesia antara lain Allen Simarmata Konsulat RI di Vanimo, Susana Wanggai (Pjs BPPKLN Provinsi Papua), Yan Z Numberi (Kepala Administrator PLBN Skouw), Amos Salossa (Asda III Walikota Jayapura), Matias Pawara (Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kota Jayapura), Winter Borowalo (Supervisor Imigrasi Wilker Skouw), Woof Albert (Koordinator Perbatasan Bea dan Cukai Jayapura), Ashley Wayne (Kepala PLBN PNG), serta seluruh perwakilan CIQS (Custom, Immigration, Quarantine and Security).

Satgas Pamtas dari Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti (Riau) menjaga tapal batas RI-Papua Nugini, menjaga PLBN Skouw. (Dok TNI)Satgas Pamtas dari Batalion Infanteri 132/Bima Sakti (Riau) menjaga tapal batas RI-Papua Nugini, menjaga PLBN Skouw. (Dok TNI)

"Alhamdulillah kegiatan perlintasan dan peresmian pembukaan pagar PLBN Skouw berjalan dengan aman dan lancar. Ke depannya, Satgas Pamtas Yonif 132/BS selaku representasi dari Tentara Nasional Indonesia berkomitmen untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mengamankan wilayah perbatasan serta akan berpartisipasi aktif membantu pemerintah daerah setempat dalam upaya mempererat hubungan diplomasi antara RI-PNG melalui program-program yang bermanfaat dan tepat sasaran dalam rangka meningkatkan kualitas kesejahteraan hidup dan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah perbatasan" kata Zulfikar.

(dnu/van)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT