Penunggu Kantor Tidak Tahu Playboy 3 Telah Terbit
Senin, 17 Jul 2006 14:23 WIB
Denpasar - Sehari-hari Ngurah Artha menunggui kantor Playboy di Jalan Sukad Citarum 666 XL Denpasar. Maklum, dia adalah pemilik kantor itu. Dialah yang meminjamkan kantor itu kepada Pemred Playboy, Erwin Arnada.Bangunan di alamat itu adalah rumah Ngurah Artha, bos Perguruan Sandhi Murti. Sedang Erwin adalah salah satu murid Ngurah Artha. Hubungan keduanya sudah seperti keluarga. Jalan Sukad Citarum juga tertulis gamblang sebagai alamat kantor pusat Playboy di majalah Playboy edisi 2 dan 3.Setiap hari, Ngurah Artha tinggal di situ. Perguruannya juga berada di situ. Di hari-hari tertentu, dia kedatangan banyak tamu yang menuntut ilmu atau antre berobat dengan cara dipijit.Meski Playboy mengklaim bahwa rumah di Jalan Sukad Citarum itu adalah kantornya, tapi tidak ada aktivitas keredaksian yang tampak. Tidak ada staf Playboy yang bekerja di situ. Boleh dibilang, itu merupakan kantor fiktif. Karena itu wajar bila Ngurah Artha tidak tahu kesibukan awak Playboy, termasuk terbitnya edisi 3. "Saya benar-benar tidak tahu Playboy terbit lagi. Malah saya tahu dari Anda," kata Ngurah Artha di kediamannya, Senin (17/7/2006).Dia juga mengaku tidak mendapat pemberitahuan dari Erwin Arnada. Bahkan Erwin dan anak buahnya tidak pernah nongol di 'kantor'-nya itu. "Dulu datang sekali pas jumpa pers untuk edisi 2," kata Ngurah Artha.
(nrl/)











































