ADVERTISEMENT

Kapolri: Polri Jangan Dipandang Lemah Urusan Hukum, Tindak Judi-Narkoba!

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 27 Okt 2022 11:19 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri penutupan pendidikan Sespimti Dikreg ke-31 dan Sespimmen Dikreg ke-62 Tahun 2022 di Lembang, Jawa Barat, Selasa (25/10/2022).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (dok. istimewa)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mengingatkan jajarannya di Mabes Polri dan 34 polda se-Indonesia tegas memberantas tindak pidana narkoba dan judi. Sigit mengarahkan agar jangan sampai penegakan hukum terlihat lemah.

"Terkait jangan sampai pemerintah maupun Polri dipandang lemah terkait dengan masalah penegakan hukum. Pak Presiden sudah memberikan contoh jelas terkait dengan masalah narkoba dan judi," tegas Sigit, seperti dilihat detikcom di akun Instagram listyosigitprabowo, Kamis (27/10/2022).

Nampak Sigit memberikan arahan itu kepada jajaran di luar Mabes Polri melalui video conference. Sigit juga menyebut preman, debt collector, tawuran, pinjaman online (pinjol), hingga investasi bodong harus diberantas.

"Bagaimana kemudian ini bisa betul-betul diberantas, tindak tegas apalagi hal-hal yang sifatnya meresahkan masyarakat (seperti) premanisme, debt collector, tawuran, potensi-potensi konflik horizontal bereskan dari awal," ujar Sigit.

"Pinjaman online, investasi bodong, yang tentunya menjadi keluhan masyarakat banyak, layani dengan baik," sambung Sigit.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sejumlah kesempatan telah memerintahkan seluruh jajaran tidak ragu dalam menuntaskan judi maupun narkoba. Seperti yang disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat momen penangkapan empat buron bandar judi online yang bersembunyi di luar negeri, Sabtu (15/10).

"Rekan-rekan, ini merupakan komitmen dari Bapak Kapolri sesuai dengan perintah Bapak Presiden, untuk kasus-kasus terkait menyangkut masalah judi, ini harus diberantas dengan tidak boleh ada keraguan," kata Dedi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dedi mengatakan Kapolri juga telah memerintahkan seluruh jajarannya tidak ragu menindak seluruh pihak yang terlibat judi maupun narkoba. Dia memastikan pihak yang terlibat akan ditindak secara tuntas.

"Bapak Kapolri sudah perintahkan, pada kapolda, kapolres, termasuk kapolsek, apabila ada judi di wilayahnya, jangan pernah ragu untuk melakukan penindakan, termasuk juga kemarin Bapak Kapolri sudah sampaikan terkait penyalahgunaan narkoba. Siapa pun yang terbukti bersalah, proses secara tuntas, ya," katanya.

"Ini perlu saya sampaikan dalam rangka mengungkap kasus perjudian dan penyalahgunaan narkoba," tambahnya.

(aud/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT