KSAD & Panglima Bungkam Soal Kepastian Periksa Ryamizard
Senin, 17 Jul 2006 13:45 WIB
Jakarta - Puspom TNI telah memeriksa 95 saksi terkait penimbunan senjata di kediaman Waaslog KSAD alm Brigjen TNI Koesmayadi. Namun, kepastian pemeriksaan mantan KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu belum jelas."Saya tidak mau menyebutkan spesifik nama. Tunggulah kelengkapannya, kan kita dikasih waktu sampai tanggal 10 (Agustus)," kata KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso usai rapat Polkam di kantor Kementerian Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2006).Menurutnya, saksi yang diperiksa mulai dari prajurit hingga jenderal.Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto juga menyampaikan hal yang sama. "Saya tidak akan menyebut nama. Tetapi siapa yang diperlukan POM untuk dimintai keterangan akan dipanggil," kata Soeyanto.Apakah Ryamizard sudah dipanggil? "Puspom yang tahu. Saya tidak tahu satu per satunya. Tetapi saya kira Puspom memerlukan siapa saja untuk dimintai keterangan," terang dia.Soeyanto membantah telah memanggil dan memeriksa orang yang melakukan pembocoran dokumen ke sejumlah anggota DPR."Nggak, saya hanya memeriska kasus 185 senjata. Dokumen itu tidak ada kaitannya dengan itu," ujar Suyanto.Selain membahas masalah senjata, lanjut dia, rapat juga membahas keamanan di Aceh, Poso, dan penarikan pasukan keamanan di Freeport, Papua.
(aan/)











































