Ribuan Buruh Lampu Blokir Kantor DPRD Surabaya

Ribuan Buruh Lampu Blokir Kantor DPRD Surabaya

- detikNews
Senin, 17 Jul 2006 13:16 WIB
Surabaya - Aksi demonstrasi buruh kembali menggoyang Surabaya. Kali ini lebih 2.500 buruh pabrik lampu Sinar Angkasa Rungkut (SAR) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso. Mereka menuntut DPRD membantu buruh terkait dengan penerapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di perusahaan tersebut. Aksi kali ini mendapat penjagaan sangat ketat. Sedikitnya 8 Satuan Setingkat Kompi (SSK) petugas kepolisian berjaga-jaga. Ketatnya pengamanan membuat ribuan buruh yang datang secara bergelombang sejak pukul 09.00 WIB, Senin (17/7/2006) ini tertahan sekitar 100 meter dari gedung DPRD. Aparat kepolisian memasang kawat berduri dan memagar betis buruh secara berlapis-lapis.Selain memasang pagar berduri dan membuat pagar betis, aparat dari Brimob bersenjata laras panjang berjaga-jaga di halaman Bioskop Mitra yang bersebelahan dengan kantor DPRD Surabaya. Banyaknya massa dan aparat yang berada di depan gedung DPRD kota Surabaya membuat Jalan Yos Sudarso ditutup. Massa dan aparat keamanan memenuhi jalan di depan gedung wakil rakyat ini. Akibat penutupan jalan ini, sejumlah ruas jalan utama di Surabaya macet. Jalan-jalan yang macet antara lain di Jalan Tunjungan, Jalan Pemuda, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Sumatera serta Jalan Basuki Rahmat.Dalam aksi kali ini, buruh menuntut pemberlakuan upah minimun sesuai keputusan Gubernur Jawa Timur yakni Rp 685.500/ bulan. Hingga saat ini, manajemen PT Sinar Angkasa Rungkut (SAR) menolak memberlakukan UMK 2006. Menurut Sutrisno, pimpinan Unit Kerja II PT SAR, sampai awal tahun hingga sekarang para karyawan masih mendapat upah sesuai UMK lama, yakni Rp 578.500. Padahal pada 3 Juli lalu, Gubernur Jawa Timur sudah mengeluarkan keputusan untuk menolak permohonan penangguhan pihak perusahaan yang meminta agar tetap memberlakukan UMK lama. (jon/)


Berita Terkait